comscore

Terjadi Gempa Saat Berkendara, Apa yang Harus Dilakukan?

Cindy - 15 Januari 2022 17:54 WIB
Terjadi Gempa Saat Berkendara, Apa yang Harus Dilakukan?
Apa yang Harus Dilakukan Saat ?Terjadi Gempa Saat Berkendara. Foto: Nissan
Jakarta: Gempa magnitudo 6,7 terjadi di wilayah Banten, kemarin, 14 Januari 2022. Sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, hingga Bandung juga terdampak guncangan gempa. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa susulan juga terjadi sedikitnya 32 kali sejak gempa magnitudo 6,7 itu. Hal ini berdasarkan hasil monitoring BMKG terhadap gempa Banten hingga pukul 09.50 WIB, hari ini. 
"Gempa susulan yang terjadi dengan magnitudo terbesar 5,7 dan magnitudo terkecil adalah2,5," kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dilansir dari Antara, Sabtu, 15 Januari 2022. 

Baca: Pascagempa Banten, Sejumlah Bangunan hingga Fasilitas Publik Rusak

Peristiwa gempa kerap terjadi di Indonesia lantaran wilayahnya berada di pertemuan tiga lempeng utama dunia, yaitu Eurasia, Indoasutralia, dan Pasifik. Untuk itu, masyarakat Tanah Air perlu memahami tindakan apa yang harus dilakukan ketika terjadi gempa. 

Jika gempa terjadi saat berada di dalam rumah atau gedung, segera mencari perlindungan di bawah meja atau benda lain yang bisa melindungi dari reruntuhan. Anda juga bisa segera keluar dari rumah atau gedung dan mencari lapangan lebar untuk evakuasi. 

Lalu, apa yang harus dilakukan jika gempa terjadi saat sedang berkendara? Berikut selengkapnya dilansir dari laman Driving Test NZ:

1. Cari tempat terbuka

Jika Anda merasakan gempa saat tengah berkendara, Anda bisa mencari area terbuka dan tetap berada di dalam kendaraan untuk melindungi diri dari benda jatuh. Area terbuka maksudnya jauh dari lereng curam,  jauh dari pohon, atau bangunan tinggi yang berkemungkinan roboh. 

Baca: Gempa Berdampak pada Aktivitas Warga di Banten hingga Jakarta

2. Jauhi lautan

Laut bukan tempat yang aman karena tsunami bisa saja datang. Jika Anda berada di dekat pantai, sebaiknya segera menjauh. Anda mungkin harus meninggalkan kendaraan jika ada peringatan tsunami. 

3. Hindari jalanan retak

Jika terdapat jalanan retak akibat gempa, berkendara dengan hati-hati. Mungkin saja ada retakan besar dan turunan curam yang bisa berbahaya. 

4. Keluar kendaraan

Kondisi gempa tentu akan membuat semua orang panik, bahkan lalu lintas jalanan ikut berhenti atau macet. Dalam kondisi ini, ada baiknya Anda keluar berjalan kaki meninggalkan kendaraan. Cari lokasi atau area terbuka, hindari benda-benda yang berkemungkinan runtuh. 

Baca: Ini Sejarah Gempa Bumi di Selat Sunda

(CIN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id