Pakai Earphone saat Mengendarai Motor? 'Haram'

    M. Bagus Rachmanto - 09 Januari 2020 09:25 WIB
    Pakai Earphone saat Mengendarai Motor? 'Haram'
    Jangan mendengarkan musik melalui earphone ketika sedang berkendara. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
    Jakarta: Banyak cara dilakukan para pengendara sepeda motor untuk mengusir bosan atau kantuk selama perjalanan. Biasanya pengendara melakukan sejumlah aktivitas perenggangan ringan ketika sedang berhenti, hingga mendengarkan musik selama perjalanan menggunakan headset atau earphone.
     
    Menurut laman resmi Suzuki, mendengarkan musik ketika mengendarai sepeda motor memang menyenangkan. Hanya saja mengendarai motor sembari mendengarkan musik melalui earphone sebaiknya tidak dilakukan karena berbahaya.
     
    Jangan hanya untuk kesenangan atau mengusir bosan, malah justru bisa memecah fokus ketika melaju di jalan dengan mengendarai motor. Menutup telinga dengan memakai earphone, sama saja dengan mengurangi fungsi telinga, yaitu mendengar. Padahal saat berkendara di jalanan umum, banyak hal yang wajib kita dengar dan perhatikan.
     
    Kalau telinga sudah diisi dengan suara lain, maka itu sama saja dengan kita tidak tahu dan mendengar apa yang ada di sekitar kita contohnya klakson dari kendaraan lain. Pengendara lain membunyikan klakson mungkin saja peringatan yang perlu diperhatikan karena mungkin saja anda sedang dalam kondisi bahaya dan perlu diperingati.
     
    Tidak cuma itu, suara-suara yang keluar dari earphone juga bisa membawa ke ruang imajinasi, sehingga akan terpecahlah konsentrasi. Walaupun menggunakan earphone ketika mengemudi tidak secara eksplisit ilegal, tetapi tetap berbahaya dan bisa menjadi penyebab kecelakaan karena suara yang datang dari earphone menyebabkan gangguan yang cukup signifikan. Pengendara berisiko tidak punya kontrol yang penuh terhadap kendaraan.
     
    Mengendarai sepeda motor dengan konsentrasi penuh juga sudah diatur melalui UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 1 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Disebutkan dengan jelas bahwa pengendarai kendaraaan bermotor wajib dengan konsentrasi penuh.
     
    "Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.”
     
    "Yang dimaksud dengan “penuh konsentrasi” adalah setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan penuh perhatian dan tidak terganggu perhatiannya karena sakit, lelah, mengantuk, menggunakan telepon atau menonton televisi atau video yang terpasang di Kendaraan, atau meminum minuman yang mengandung alkohol atau obat-obatan sehingga memengaruhi kemampuan dalam mengemudikan Kendaraan,” termaktub dalam penjelasannya.
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id