Safety Riding

    10 Trik Aman Mengendarai Sepeda Motor Dalam Kota

    M. Bagus Rachmanto - 17 Juni 2020 12:45 WIB
    10 Trik Aman Mengendarai Sepeda Motor Dalam Kota
    Mengendarai sepeda motor yang aman di dalam kota. Dok. MTVN
    Jakarta: Mengendarai sepeda motor di dalam kota jangan dianggap mudah, justru Anda harus lebih berhati-hati karena kepadatan lalu lintas, dan banyaknya pejalan kaki. Berikut beberapa kiat untuk berkendara menggunakan sepeda motor di dalam kota yang aman.
     
    1. Buat Mereka Melihat Anda
    Kenakan warna-warna cerah terutama helm dan jaket, ini bertujuan agar pengemudi atau orang lain di jalan dapat melihat dan megetahui keberadaan Anda. Karena menggunakan jaket berwarna hitam atau gelap membuat pengemudi atau orang lain tidak menyadari keberadaan Anda di jalan. Jika Anda tetap ingin menggunakan jaket berwarna gelap, cobalah menggunakan rompi dengan warna reflektif diatasnya.
     
    2. Tetap Berada di Zona Terbuka
    Kendarai sepeda motor dengan berada di jalur aman, jangan melewati celah-celah mobil dimana Anda tidak akan terlihat akibat blind spot, pertahankan selalu di zona terbuka agar pengemudi atau orang lain mengetahui keberadaan Anda.

    3. Perhatikan Sekeliling
    Jangan hanya terfokus menatap lurus ke depan. Pastikan Anda melihat ke kanan dan kiri serta sekeliling Anda untuk mengetahui lingkungan dan kondisi jalan. Hal ini untuk menghindari kejadian yang disebabkan oleh pengendara lain atau pejalan kaki, bahkan dari lingkungan sekitar.
     
    4. Mencari Celah dan Solusi di Jalan
    Perhatikan kondisi jalan dengan mencari cara untuk bisa menghindari dan melewati mobil-mobil berukuran besar, hal ini berguna untuk mencari cara keluar dari kesulitan apabila terjadi sesuatu di jalan.
     
    5. Jangan Menyalip Dari Jalur Kiri
    Jangan berasumsi bahwa dengan mengedipkan lampu sein dari sebelah kiri pengemudi atau orang lain akan melihat Anda. Perhatikan pengemudi lain dengan melihat sekeliling untuk menanmbah kecepatan dan melakukan pengereman di waktu yang tepat, dan tetap mendahului kendaraan lain dari jalur kanan.
     
    6. Menjalankan Interferensi
    Lakukan interfensi dengan memanfaatkan kendaraan lain di depan Anda, jika tidak mengetahui kondisi jalan, biarkan kendaraan lain melintas terlebih dahulu dan meraba, agar terhindar dari lubang atau jalan jelek jika tidak mengenal kondisi jalan.
     
    7. Pilih Jalur yang Benar dengan Bijak
    Pastikan Anda berada di jalur yang benar, perhatikan jalur cepat dan lambat, apalagi jika ada penggabungan lalu lintas, jangan posisikan kendaraan Anda terjepit di antara kedua belah pihak atau dari ke dua arah.
     
    8. Perhatikan Kondisi Permukaan Jalan
    Ini tidak hanya memperhatikan kondisi jalan berlubang atau rusak. Ini penting untuk menghindari batu atau puing-puing yang berserakan di jalan, dan perhatikan kendaraan lain yang mungkin tidak sadar dengan kondisi ini seperti Anda.
     
    9. Menjaga Signal Disiplin
    Perhatikan lampu signal pada kendaraan Anda jika tidak memiliki sistem atomatis, selalu pastikan di posisi yang benar, jangan di biarkan dalam kondisi menyala sehingga membuat kendaraan lain menjadi bingung, apalagi dengan lampu singnal yang berlawanan arah dengan jalur mengemudi, tentu hal ini sangat membahayakan.
     
    10. Ketegasan Menyimpan Anda Aman, tidak Agresivitas
    Jangan terlalu agresif dan terburu-buru saat berkendara, gunakan sinyal di kendaraan bahkan jika perlu gunakan tangan Anda untuk memberi tanda, terutama saat memotong jalur atau berbelok. Jangan merasa sudah yakin sehingga Anda melupakan tanda untuk mengelola lingkungan Anda.
     
    Pengendalian emosi merupakan satu hal penting dan paling mendasar yang harus diingat ketika berkendara di jalan raya. Berbagai perilaku pengendara dapat menjadi pemicu timbulnya emosi saat berkendara. Emosi ini dianggap paling berperan penting dengan penentuan sikap berkendara.
     
    “Namanya jalan raya, semua orang boleh menggunakannya. Tetapi tidak semua pengendara memahami aturan lalu lintas dan beretika, mereka itu dapat memunculkan emosi yang tinggi bagi pengendara lain,” papar Instruktur Safety Riding Wahana, Agus Sani.
     
    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id