Tips Knowledge

    Jenis dan Cara Perawatan Rem Tangan

    M. Bagus Rachmanto - 23 Maret 2020 11:45 WIB
    Jenis dan Cara Perawatan Rem Tangan
    Pastikan rem tangan mobil bekerja optimal karena berfungsi sebagai rem darurat. Yourmechanic
    Jakarta: Fungsi dan keberadaan sistem rem tangan atau rem parkir mobil tentu sangat penting. Tanpa hal tersebut, mobil tidak akan mampu mengerem secara optimal.
     
    Seperti halnya sistem pengereman utama, rem tangan juga wajib dilakukan pengecekan secara rutin. Seiring berjalannya waktu, rem dapat aus dan tidak bekerja dengan bak. Bila rem tangan sudah tidak bekerja dengan baik seperti sedia kala, sebaiknya segera diperiksa ke bengkel terdekat untuk diperbaiki.
     
    Dilansir laman resmi Nissan, bawah ada tiga jenis rem tangan yang dibedakan sesuai dengan cara mengaktifkannya. Rem tangan tersebut antara lain rem stik, rem pedal, dan rem tombol. Ketiga jenis ini memiliki cara kerja sendiri-sendiri.

    Stik
    Rem stik adalah yang paling banyak diaplikasin di mobil. Anda hanya perlu menarik tuas kemudian menekan tombol di ujung tuas untuk melepaskannya.
     
    Pedal
    Kemudian ada rem pedal yang tergolong jenis baru ini sering kali digunakan untuk mobil otomatis. Anda hanya perlu menginjak pedalnya dengan dalam, kemudian diinjak lagi untuk melepaskannya.

    Tombol 
    Sedangkan model rem tombol sesuai namanya hanya perlu menekan tombol agar tuas bisa naik dengan sendirinya. Rem jenis ini tak banyak digunakan oleh pabrikan mobil.

    Perlu diketahui, dalam kondisi rem tangan aktif, mobil masih bisa bergerak dengan normal. Namun hal ini justru akan mengakibatkan banyak masalah pada sistem pengereman mobil. Berkendara dengan rem tangan yang masih aktif akan membuat kanvas rem cepat habis, temperatur mesin yang naik tajam, hingga rusaknya sistem pengereman utama. Disarankan untuk menghubungi bengkel terdekat ketika tercium bau karet terbakar setelah menjalankan mobil dalam kondisi rem tangan masih aktif.
     
    Waktu yang tepat untuk melakukan penyetelan rem sebenarnya bisa diperhatikan dari jumlah klik saat menarik tuas. Pastikan klik antara 4-7 kali hingga benar-benar berhenti. Bila sudah lebih dari 7 kali, maka segera kunjungi bengkel terdekat untuk disetel.
     
    Bila mobil berhenti di tanjakan atau jalan menurun, sangat disarankan untuk memberi pengganjal pada roda. Pasalnya, rem tangan bisa cepat aus karena bekerja terlalu berat, apalagi bila beban yang ada di dalam mobil sangat berat. Jadi, rem tangan tak sepenuhnya menjamin memberhentikan kendaraan secara lama di jalanan miring.
     
    Memahami kinerja serta perawatan rem tangan akan membantu serta menjaga komponen tersebut lebih awet, dan dapat diandalkan ketika menggunakan mobil.
     
    Perawatan Rem Tangan
    Ada kesamaan pada rem tangan dengan rem biasa, yaitu sama-sama penting membutuhkan perawatan. Berikut langkah perawatnnya.

    1. Apapun Bentuknya, Fungsinya Sama
    Perlakukan rem tangan sebagaimana mestinya, yaitu hanya untuk parkir seharian, jalanan macet menanjak, dan rem darurat bila rem biasa blong.

    2. Membersihkan dengan Rutin
    Bersihkan kotoran di rem tangan, seperti debu dan kerak pada cakram setiap 1000 s/d 2000 km untuk penggunaan normal. Bila tidak yakin Anda mampu membersihkannya, segera bawa ke bengkel resmi Nissan.

    3.Batasan Parkir
    Parkir berhari-hari sambil mengaktifkan rem tangan dapat merusak disc brake, terutama bila mobil melewati genangan air atau parkir di daerah berkelembapan tinggi. Rem tangan maksimal digunakan selama satu hari. Jika lebih dari satu hari, sebaiknya mobil diganjal dengan kayu.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id