Safety Riding

    4 Tips Berkendara Aman untuk Hijaber

    M. Bagus Rachmanto - 30 Juli 2020 16:50 WIB
    4 Tips Berkendara Aman untuk Hijaber
    Para hijabers perlu cemat dan tepat ketika memilih helm yang sesuai dengan kepalanya. NAVARO
    Jakarta: Kebiasaan memakai hijab di Indonesia semakin hari semakin marak dari tahun ke tahun. Hal ini merupakan hal yang baik dari segi akidah. Namun, terdapat banyak kasus kecelakaan yang disebabkan hijab atau pakaian gamis yang dipakai nyangkut di roda, rantai atau bagian lainnya di motor. Untuk mencegah hal ini maka tips berkendara motor untuk hijaber menjadi semakin dibutuhkan.

    Hal ini bisa diterapkan dengan mudah tanpa harus merusak gaya berpakaian namun tetap dapat menjaga syariat agama. Terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar dapat berkendara dengan aman selama memakai hijab, seperti dilansir Wahana Honda.

    1. Perhatikan Panjang Hijab yang Digunakan
    Tips berkendara motor untuk hijaber yang pertama adalah memperhatikan panjang hijab yang digunakan. Jika Anda memakai hijab yang panjang maka beberapa bagiannya lebih baik di jepit, ikat atau diduduki selama berkendara. Jika panjangnya tidak melewati jok motor maka tidak perlu dijepit.

    2. Selalu Perhatikan Spion
    Berikutnya adalah selalu siap sedia memperhatikan spion motor Anda. Hal ini berfungsi untuk melihat laju pengendara lain sambil memperhatikan pakaian dan jilbab Anda apakah terurai terkena hempasan angin atau tidak.
     
     

    3. Sesuaikan dengan Motor yang Dipakai
    Jika Anda menggunakan hijab yang lebar maka sebaiknya motor yang dipakai adalah matic. Karena motor jenis ini memiliki bodi yang lebih tertutup jika dibandingkan dengan motor bebek atau motor gede. Bagian yang tertutup pada moto matic bisa digunakan untuk menahan angin sehingga pakaian gamis dan hijab Anda tertahan.

    4. Sesuaikan Kecepatan dan Tidak Memakai Hijab Sebagai Pelindung
    Tips berkendara motor untuk hijaber berikutnya adalah adalah menyesuaikan kecepatan ketika melaju agar tidak menyebabkan jilbab menjadi terurai ketika terkena angina. Selanjutnya tidak memakai jilbab tersebut sebagai pelindung tangan agar tidak terkena sinar matahari. Hal ini tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan jilbab Anda menjadi tertarik. Hal ini akan mengganggu kenyamanan ketika berkendara.

    Semoga bermanfaat karena dapat membuat Anda merasa aman dan nyaman ketika berkendara namun tidak menghalangi diri untuk melaksanakan syariat agama.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id