safety riding

    Motor Masuk Tol, Jusri: Jangan Terlena Euforia

    Ekawan Raharja - 02 Januari 2020 12:10 WIB
    Motor Masuk Tol, Jusri: Jangan Terlena Euforia
    Pengguna sepeda motor yang masuk ke dalam tol untuk tetap berada di jalur yang sudah ditentukan. Medcom.id/Ekawan Raharja
    Jakarta: Banyaknya jalan-jalan raya di Jakarta yang tertutup banjir membuat operator tol bekerja sama dengan Kepolisian memperbolehkan sepeda motor untuk masuk jalan tol. Meski sepeda motor mendapatkan kesempatan untuk masuk ke jalan tanpa hambatan tersebut, jangan sampai pengendara sepeda motor terlena akan euforia kesempatan tersebut.

    Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan para sepeda motor yang baru pertama kali masuk ke dalam tol tidak larut dalam euforia mencoba sepeda motor di dalam tol. Pengendara sepeda motor diwajibkan selalu waspada dan mematuhi arahan yang diberikan oleh pihak berwajib.

    "Tol memperbolehkan sepeda motor masuk karena ini bagian dari rencana pengalihan lalu lintas untuk akses darurat. Pengendara sepeda motor yang baru masuk ke dalam tol biasanya akan mengalami euforia, memanfaatkan masuk ke jalan tol," ungkap Jusri Pulubuhu Kamis (2/1/2020).

    Pria yang sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia road safety ini menganjurkan kepada pengguna sepeda motor yang masuk ke dalam tol untuk tetap berada di jalur yang sudah ditentukan. Biasanya pengendara hanya diberikan akses di bahu jalan saja.

    Pengendara sepeda motor sangat diharamkan untuk masuk ke jalur lainnya dan bercampur dengan kendaraan beroda empat atau lebih tanpa arahan dari petugas yang berwenang. Mengingat hal itu sangat berbahaya dan sangat beresiko tinggi terjadi kecelakaan.

    Selain itu, soal kecepatan juga harus membatasi jangan melaju terlalu kencang. Biasanya petugas sudah memberikan rambu-rambu tambahan yang berisikan batas kecepatan di jalan tol.

    "Untuk pengguna mobil harus di patuhi rambu-rambu tambahan yang diberlakukan, biasanya akan menurunkan batas kecepatan dari biasanya. Kemudian untuk pengguna sepeda motor biasanya 40-50 kilometer per jam," bebernya kepada Medcom.id.

    Menurut pantauan tim Medcom.id, warga di sekitar Puri Kembangan bisa mengakses tol JORR mengingat jalan-jalan di sana terendam banjir. Bahkan dari dalam tol bisa dilihat sejumlah jalan arteri di daerah sana sudah terendam oleh banjir. Selain itu pengendara sepeda motor juga tampak memasuki tol di ruas Kebon Jeruk menuju Tangerang.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id