Tips Motor

    Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Rem Tromol

    Ekawan Raharja - 03 Juli 2020 17:19 WIB
    Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Rem Tromol
    Rem tromol memiliki sejumlah keunggulan dan kekurangan dibandingkan rem cakram. Suzuki

    Jakarta: Sektor pengereman di kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor, merupakan salah satu hal penting yang sangat vital fungsinya bagi keselamatan. Seiring perkembangan zaman, teknologi pengereman pun berkembang dari semulanya masih menggunakan model tromol dan kini sudah mulai menggunakan cakram.
     
    Meski demikian, kini muncul persepsi bahwa rem cakram jauh lebih baik dari pada rem tromol. Padahal rem tromol hingga saat ini masih digunakan dan memiliki sejumlah keuntungan yang tidak dimiliki oleh rem cakram.
     
    Rem tromol merupakan sistem pengereman yang memanfaatkan metode gesekan antara kampas dengan komponen berbentuk mangkuk. Arah gesekan pada rem ini saling menjauhi, sehingga tromol yang terhubung dengan roda diletakkan di sisi luar dari dua kampas rem.
     
    Kelebihan yang terdapat pada rem ini adalah memiliki kampas berukuran lebar sehingga terlihat lebih kuat. Rem ini aman dari kotoran yang dapat menempel dari luar, sebab sistemnya bersifat tertutup. Jika menggunakan rem ini akan terlihat lebih bersih dan tidak perlu berlebihan merawatnya.
     
    Kemudian, kelebihan yang lain dari permukaan kampas yang lebar adalah membuat daya pengeraman yang cukup kuat dan prosesnya lembut. Meski ada kendaraan model lama maupun baru menggunakan rem tromol, kenyataannya rem ini sangat cocok dipasang di kendaraan berbobot besar seperti mobil, truk, dan bus.
     
    Beberapa kendaraan bermotor mulai meninggalkan rem ini, namun bukan berarti sudah tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Bahkan rem ini mempunyai beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh rem cakram, diantaranya adalah sistem perangkatnya tertutup sehingga kotoran tidak mudah menempel pada rem tersebut. Pemilik kendaraan tidak perlu terlalu sering membersihkannya, berbeda dengan rem jenis cakram yang menggunakan sistem terbuka dan kotoran mudah menempel.
     
    Kemudian rem ini juga dapat menahan beban yang cukup besar, sehingga masih banyak digunakan pada kendaraan bermuatan berat seperti bus dan truk. Lalu rem tersebut juga memiliki kinerja yang lebih lembut serta penampung pengeremannya bisa dibuat lebih lebar untuk memaksimalkan.
     
    Rem ini juga mempunyai kelebihan dalam ongkos produksinya yang terbilang jauh lebih murah. Hal inilah yang menyebabkan sebagian orang memilih kendaraan dengan menggunakan rem ini
     

    Tips Merawat Rem Tromol

    Anda harus merawat rem tromol tersebut agar tetap pakem dan awet saat digunakan untuk berkendara. Langkah pertama merawatnya yaitu periksa kondisi serta posisi tromol, utamanya pada bagian penampang dudukkan cakram. Bersihkan tromol dan penampang cakram kendaraan.
     
    Kemudian langkah selanjutnya adalah sering membersihkan pin fleksibel dan kalipernya. Hal tersebut harus dilakukan agar tekanan yang diberikan kampas rem saat digunakan sama rata. Perhatikan jarak bebas antara piringan dan kampas rem, setting jarak antara keduanya apabila belum sesuai.
     
    Tips selanjutnya adalah selalu memastikan bearing roda rem terlumasi, lakukan pelumasan dengan baik dan teratur. Hal ini berfungsi untuk menghindari terjadinya spalling di bearing. Apabila spelling terjadi, dapat mengakibatkan piringan cakram itu bersinggungan dengan kampas rem.
     
    Langkah yang terakhir adalah membatasi penggunaan rem. Jadi, gunakanlah rem semestinya. Apabila berkendara ambillah jarak dengan yang lain agar tidak terlalu dekat untuk mengurangi penggunaan rem karena kalau terlalu sering menggunakan rem mengakibatkan kampasnya mudah terbakar.



    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id