Recall Motor

    Belt dan ECU Bermasalah, Yamaha Indonesia Recall Tmax-DX

    Ahmad Garuda - 20 Februari 2019 13:06 WIB
    Belt dan ECU Bermasalah, Yamaha Indonesia Recall Tmax-DX
    Yamaha harus melakukan recall terhadap Tmax DX untuk penggantian belt dan program ECU. VD
    Jakarta: Yamaha Indonesia secara mengejutkan melakukan recall terhadap Tmax-DX. Seri flagship untuk motor dengan transmisi otomatis merek Jepang itu, mengalami masalah di bagian belt (penggerak roda) dan ECU (sistem komputerisasi elektronik).

    Tidak dijelaskan seperti apa detail kerusakan yang ditemukan, namun menurut hasil evaluasi berkala yang mereka lakukan bahwa perlu dilakukan pemeriksaan lanjut terhadap komponen tersebut. Lantaran ini berkenaan dengan transmisi energi.

    Untik komponen belt, pabrikan akan melakukan penggantian terhadap komponen tersebut. Sedangkan untuk komponen ECU akan dilakukan pemrograman ulang untuk meningkatkan kinerja mesin.

    Penggantian komponen belt serta pemrograman ulang ECU dapat dilakukan secara cuma-cuma untuk unit Tmax-DX dengan nomor rangka JYASJ1450J0013801 - JYASJ1450J0016880. Sementara untuk proses pengerjaannya akan memakan waktu kurang lebih 60 menit.

    “Tmax-DX dengan nomor rangka yang telah kami umumkan, sebaiknya segera datang ke berngke CBU resmi Yamaha terdekat dan melakukan penggantian secara gratis. Tujuannya mengoptimalkan performa sepeda motor,” jelas GM Customer Service Division (After Sales) PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, M. Abidin melalui keterangan resminya.

    Program ini dilaksanakan secara serentak di seluruh berngkel CBU Shop, Sentral Yamaha, dan Flagship Shop Yamaha sejak 18 Februari 2019.

    Recall yang dilakukan pabrikan tersebut, bukanlah yang pertama kali. Beberapa waktu lalu, mereka melakukan recall terhadap komponen pegas di YZF-R25.

    Masalah di kendaraan bisa terjadi bukan hanya karena penggunaan. Namun masalah juga bisa terjadi di proses produksi atau perakitan. Bahkan untuk motor-motor premium atau motor gede (moge), pun tidak terlepas dari masalah teknis.

    Tentu recall dilakukan biasanya berkenaan dengan sistem yang bisa mempengarui keselamatan dalam berkendara. Dan ini sudah menjadi tanggung jawab produsen kendaraan yang mengalami kerusakaan bawaan dari pabrik.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id