comscore

Harley-Davidson e-Bike, Latih Motorik Anak-Anak

Ekawan Raharja - 25 Maret 2019 10:17 WIB
Harley-Davidson e-Bike, Latih Motorik Anak-Anak
Tentu saja sepeda listrik ini akan dipasarkan di dealer-dealer resmi Harley-Davidson mulai kuartal ketiga. StaCyc
Milwaukee: Harley-Davidson sudah tersohor sebagai produsen sepeda motor besar (moge) bergaya touring yang sudah eksis selama satu abad. Meski terkenal sebagai produsen moge untuk kalangan wahid, mereka pun kini merambah kendaraan listrik dan mulai memproduksi kendaraan berukuran kecil.

Jangan pikir bahwa Harley-Davidson sudah memproduksi sepeda motor berukuran kecil, melainkan sebuah listrik alias e-bike. Perlu diingat bahwa e-Bike ini merupakan sepeda listrik yang dikhususkan untuk anak-anak.
StaCyc akan menjadi anak perusahaan Harley-Davidson untuk memproduksi sepeda listrik berukuran 12 inci dan 16 inci. Tentu saja sepeda listrik ini akan dipasarkan di dealer-dealer resmi Harley-Davidson mulai kuartal ketiga.

Langkah ini diambil setelah pabrikan asal Amerika Serikat tersebut mengakuisisi StaCyc yang memproduksi sepeda listrik bergaya BMW untuk anak-anak. Pendekatan ini dilakukan oleh Harley-Davidson sebagai bagian untuk memperluas pasarnya, khususnya menopang pasar moge yang sedang lesu, serta menjadi edukasi kepada konsumen mereka untuk kendaraan masa depan.

Harley-Davidson e-Bike, Latih Motorik Anak-Anak

Harley-Davidson kini sedang fokus untuk memasukan konsumen baru, menggantikan konsumen mereka yang berisikan baby boomers yang mulai menua. Nantinya produksi sepeda listrik ini akan diperkenalkan juga bersamaan dengan LiveWire yang menjadi sepeda mmotor listrik pertama pabrikan berlogo Elang tersebut.

Secara struktur, sepeda listrik ini seperti sepeda umumnya yang dilengkapi dengan pedal untuk dikayuh. Hanya saja StaCyc menyematkan motor listrik dan baterai yang bisa digunakan dengan cara memutar handgrip di setang layaknya sepeda motor.

Sepeda listrik ini akan mengandalkan baterai lithium-ion 20V yang bisa berjalan selama 30-6- menit, tergantung pemakaian, dan pengecasan dilakukan sekitar 45 - 60 menit. Meski bentuknya menyerupai sepeda, namun e-bike ini memiliki tuas gas. Pabrikan mengklaim, kecepatan maksimum hanya dibatasai sampai 15 kilometer per jam.

Tertarik membelinya? Sepeda listrik ini akan memiliki banderol Rp8,8 juta untuk tipe 12eDrive, dan Rp9,5 juta untuk 16eDrive.

Tentu saja produsen otomotif juga berbisnis sepeda bukanlah hal yang aneh. Bahkan Porsche juga pernah memproduksi sepeda yakni Bike RS yang banderolnya saja mencapai Rp140 juta. Harganya tentu tidak murah mengingat hampir seluruh bagiannya menggunakan bahan karbon.

(UDA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id