Industri Otomotif

    Di Daerah Ini Motor Roda Tiga Haram Dimiliki Perorangan

    Ekawan Raharja - 01 Juli 2020 14:19 WIB
    Di Daerah Ini Motor Roda Tiga Haram Dimiliki Perorangan
    Ada tiga daerah di Indonesia yang melarang kepemilikan perorangan motor roda tiga. APPKTM
    Jakarta: Kendaraan roda tiga diperuntukan bagi kebutuhan komersial di berbagai sektor usaha atau sekadar kendaraan angkutan logistik. Uniknya di sejumlah daerah, kepemilikan motor roda tiga dibatasi hanya untuk perusahaan dan kepemilikan perorangan dilarang.
     
    Marketing Director PT ASEAN Motor International (APM APPKTM), Hengky Lesmana, menjelaskan Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang, dan DKI Jakarta melarang kepemilikan motor roda tiga dengan status perorangan. Pertimbangan dari pemerintah ketiga daerah ini adalah dapat menyebabkan kemacetan apabila digunakan oleh perorangan.
     
    Cara APPKTM menyiasati peraturan ini adalah mempersilahkan kepada konsumen mereka, di ketiga daerah tersebut, untuk menggunakan nama perusahaan mereka sebagai status kepemilikan motor roda tiga tersebut. Sehingga konsumen perorangan tetap bisa memiliki motor roda tiga dan digunakan sebagai alat usaha.
     
    Bagi perorangan, motor roda tiga yang ditawarkan dapat digunakan sebagai unit/modal usaha. Biasanya untuk model standar akan mendapatkan bak flat deck. Namun merek asal Indonesia ini menawarkan juga custom untuk berbagai usaha seperti martabak, warung makan, jus, distribusi kue, sampai kopi keliling bekerja sama dengan karoseri.
     
    "Kami juga menggandeng beberapa karoseri ataupun bengkel-bengkel UMKM yang bisa memberikan alternatif desain sesuai kebutuhan konsumen atau disesuaikan dengan dana konsumen," ucap Hengky Lesmana beberapa waktu lalu melalui teleconference.
     
    Untuk sekarang ini mereka menawarkan sepeda motor roda tiga yang diberi nama Gajah. Sepeda motor ini digunakan memang peruntukannya sebagai kendaraan komersial, umumnya untuk angkutan barang.
     
    Konsumen bisa membeli Gajah 150 RD 1.5M dengan harga mulai Rp 27,7 juta dan Gajah 150 DP 1.8M dengan harga Rp 29,7 juta (on the road DKI Jakarta). Sedangkan untuk varian Gajah 200 DP 1.8M dihargai Rp 31,5 juta, dan Gajah 200 DP 2.0M di harga Rp 32,2 jutaan (on the road DKI Jakarta).



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id