Tokoh Solo Touring

    Inspirasi Solo Touring Stephan Langitan Jakarta-London

    Ahmad Garuda - 15 Oktober 2019 15:15 WIB
    Inspirasi Solo Touring Stephan Langitan Jakarta-London
    Stephan Langitan menginspirasi generasi muda melalui Solo Touring Jakarta-London. medcom.id/Ahmad Garuda
    Jakarta: Stephan Langitan sejak melakukan solo touring dari Jakarta ke London pada awal 2018 lalu dan finis di London tepat pada 17 Agustus 2019, kini menjadi inspirasi besar. Betapa tidak, perjalanan yang membutuhkan waktu sekitar kurang dari 5 bulan tersebut, dilaluinya dengna lancar.

    Bahkan dari hasil touring tersebut, Ia mengupas banyak hal dalam bentuk jurnal perjalanan yang dibuat melalui video, tulisan singkat per hari bahkan buku. Tepat hari ini, Ia pun meluncurkan buku jurnal perjalannya dengna ragam inspirasi.

    "Jadi misi saya jelas, yaitu membawa bendera merah putih ke pelosok dunia dengan target finis di London tepat hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Tentu menjadi sebuah kebanggaan bagi saya, apalagi menggunakan motor dengan corak khas bendera bangsa yaitu Merah Putih," klaim Stephan.

    Inspirasi Solo Touring Stephan Langitan Jakarta-London

    Berkaitan dengan peluncuran bukunya, Ia melanjutkan bahwa banyak hal yang Ia ceritakan di buku tersebut. Termasuk foto-foto dan barcode yang mengarah langsung ke video di channel youtube-nya. Tentu ragam hal tersebut membuatnya berharap ini menjadi inspirasi tersendiri bagi anak-anak muda untuk melakukan hal yang sama.

    "Saya itu touring bukan tanpa beban, apalagi saya pernah menderita stroke dan harus dirawat selama tiga bulan. Tapi setelah mencoba melakukan touring dengan membagi per chapter di Indonesia, ternyata saya bisa dan tidak mengalami masalah. Dari situlah saya berpikir untuk melakukan touring atas nama bangsa Indonesia."

    Saat melakukan touring ini, Stephan pun menjelaskan alasan terbesarnya dalam hal pemilihan kapasitas mesin motor yang hanya 250 cc, yaitu Kawasaki Versys 250. Padahal di luar negeri, jika menggunakan motor berkapasitas mesin besar, tentu akan membahagiakan, lantaran motor bisa masuk ke jalan bebas hambatan.

    Inspirasi Solo Touring Stephan Langitan Jakarta-London

    Soal pemilihan ini, Ia menegaskan bahwa pikirannya tertuju soal cara cepat untuk membuat motor berdiri kembali setelah terjatuh. Semakin besar kapasitas mesin motor, maka semakin berat pula bobot total motor tersebut.

    Dalam buku yang Ia luncurkan tersebut, beberapa negara Ia bahas lebih panjang seperti India dan Pakistan. Mengingat di negara ini banyak cerita menarik yang benar-benar Ia lalui. Apalagi wilayah tersebut harus terkenal dengan wilayah konflik dan wajib Ia lalui dengan pengawalan ketat dari pihak keamanan.

    Saat menghadiri acara peluncuran buku tersebut, Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants, Andria Nusa menegaskan bahwa mereka ambil bagian dalam perjalanan Solo Touring ini sebagai bentuk memperkenalkan Indonesia ke mata dunia. Juga sebagai cara mereka untuk memperkenalkan produk mereka ke level dunia.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id