Gagal Menang di Imola, Ducati Analisis Masalah Panigale V4

    Ahmad Garuda - 15 Mei 2019 08:21 WIB
    Gagal Menang di Imola, Ducati Analisis Masalah Panigale V4
    Ducati mulai analisis masalah Panigale V4 usai menderita kekalahan di Sirkuit Imola. WSBK
    Jakarta: Tahun ini Alvaro Bautista jadi bintang di ajang balap World Superbike Championship (WSBK) lantaran kemenangan beruntun yang Ia raih sejak seri pertama. Namun kekecewaan dan keresahan besar Ducati justru datang saat ajang balap tersebut menyambangi sirkuit di 'kandang' mereka yaitu Imola.

    Pembalap andalannya itu gagal finis di podium utama untuk pertama kalinya dan ternyata melahirkan polemik dan keresahan terbesar Ducati. Mereka pun mulai menegaskan tentang kurangnya adaptasi Bautista dengan sirkuit tersebut.

    "Setelah menang 11 kali secara berturut dan di race ke-12 Anda finis kedua dan merasa kurang senang, berarti ada masalah yang terjadi. Tapi kami lebih melihat masalah dari sudut yang lebih detail. Mengingat Imola adalah trek yang sangat unik, lantaran Jonathan Rea selalu meraih kemenangan terbaiknya di sini. Bautista sudah melakukan tes di sirkuit ini, tapi hanya mampu melakukan tes selama 2 jam saja dalam kondisi trek yang terbaik," ujar Team Manager Aruba Ducati, Serafino Foti seperti dikutip dari GPOne.com

    Awalnya, banyak fans yang melihat masalahnya justru terjadi di sisi terkuat Ducati selama ini yaitu performa motor di trek lurus. Namun ternyata Serafino tak melihat masalah besar di sana.

    "Kami tidak kaget melihat selisih waktu yang ada. Paling tidak dalam kondisi seperti ini, kami harus memainkan trik defensif, agar tidak kehilangan banyak poin. Saat melihat Bautista mengawali balapan, memang Ia terlihat mengalami masalah di motornya. Tapi setelah itu Ia berhasil tampil bagus. Itulah dunia balap, bukan karena Anda berhasil memenangi seri pertama lalu akan menang seterusnya."

    Sekilas tentang Sirkuit Imola, bahwa sirkuit ini punya karakter yang sangat tricky. Beberapa tikungan memang butuh jalur yang tepat jika tak ingin tercecer di tikungan berikutnya. Beberapa kali bahkan terlihat Chaz Davies yang awalnya memimpin, justru melakukan kesalahan ambil jalur balap dan akhirnya tersusul oleh Rea.

    Tentu ini jadi pelajaran penting bagi Ducati, agar tidak lengah dan terus melakukan inovasi penyesuaian karakter motor terhadap sebuah sirkuit. Apalagi karakter sirkuit dengan relif seperti Imola yang patut dicari solusinya.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id