Safety Riding

    Bikers Jangan Sembarang Menerobos Genangan Air

    M. Bagus Rachmanto - 04 Februari 2020 12:34 WIB
    Bikers Jangan Sembarang Menerobos Genangan Air
    Ilustrasi. MI/Ramdani
    Jakarta: Musim hujan datang lagi. Bagi biker, musim hujan artinya membutuhkan perlengkapan berkendaran dan konsentrasi yang ekstra. Lantaran saat hujan, jalan yang licin serta adanya genangan berpotensi membahayakan saat berkendara.
     
    Untuk itu Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya megimbau dan berbagi tipsnya agar biker berhati-hati ketika berkendara di musim hujan.
     
    Dikatakan, sebelum berkendara agar biker memeriksa bagian lampu, apakah semua berfungsi dengan baik. Tujuannya untuk membantu Anda melihat di jarak pandang yang terbatas karena hujan, dan agar pengendara lain melihat motor Anda. Diimbau untuk tetap menyalakan lampu utama meskipun siang hari.

    Kemudian cek kondisi tekanan angin ban dan kedalaman alur ban. Tekanan angin ban yang cukup dan alur ban yang masih baik akan menghindari motor tergelincir atau slip pada saat hujan.
     
    Periksa juga komponen kendaraan seperti setang, rem, gas maupun kopling apakah sudah dalam kondisi baik. Penting untuk merawat ekstra selama musim hujan, untuk mengantisipasi keadaan darurat atau akibat kesalahan orang lain yang dapat menyebabkan kecelakaan.
     
    Gunakan alas kaki yang aman dan tidak licin. Siapkan jas hujan yang berbentuk baju dan celana, karena lebih aman dibandingkan yang berbentuk ponco.
     
    Jaga jarak aman antar kendaraan. Pada saat hujan jarak aman pengereman kendaraan membutuhkan jarak yang lebih jauh dibanding kondisi jalan kering.
     
    Terakhir jangan sembarang menerobos genangan air, karena kita tidak tahu kedalamannya. Hal ini bisa mengakibatakan kendaraan Anda mogok atau terperosok ke dalam lubang yang mungkin ada di dalam genangan air tersebut.
     
    Asep wawan, Instruktur Safety Riding PT Daya Adicipta Mustika, punya sedikit tips mengenai berkendara secara aman di bawah guyuran hujan. Terutama soal teknik pengereman.
     
    "Sebaiknya bikers hanya menggunakan rem belakang ketika berkendara di kondisi hujan. Kecepatan motor saat hujan sebaiknya 30-40 kilometer per jam," saran Asep Wawan saat dihubungi Medcom.id, beberapa waktu lalu.

    Jalanan menjadi licin sehingga motor rawan slip saat hujan. Menjadi fatal karena titik handling motor berada di ban depan. Jika ban depan slip, motor akan sulit untuk dikendalikan. Situasinya berbeda jika ban belakang slip. Pada momen itu, pengendara masih bisa mengontrol motor lewat ban depan dan kaki juga biasanya refleks melepas tuas rem saat kondisi ban belakang terkunci.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id