Industri Otomotif

    Trik Bangkit di Kenormalan Baru, Honda: Kuncinya Pembiayaan!

    Ahmad Garuda - 11 Juni 2020 16:52 WIB
    Trik Bangkit di Kenormalan Baru, Honda: Kuncinya Pembiayaan!
    Honda optimis penjualan kendaraan dibantu dengan pembiayaan kendaraan yang mumpuni, bisa membuat penjualan kendaraan menggeliat setelah PSBB dicabut. DAM
    Jakarta: Tidak dapat dipungkiri bahwa mayoritas penjualan kendaraan di Indonesia (motor maupun mobil), didominasi oleh pembelian secara kredit. Hal ini bukan rahasia lagi. Namun sejak ditetapkannya momen pandemik Covid-19 secara global termasuk di Indonesia, penjualan kendaraan menurun drastis.

    Penyebabnya tak lain karena perusahaan pembiayaan semakin ketat memberikan layanan terhadap konsumen. Bahkan beberapa perusahaan pembiayaan yang kategori menengah, mengambil langkah untuk tidak melayani pembiayaan kendaraan untuk sementara waktu.

    Menjelang dibukanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau di Jakarta disebut dengan masa transisi, beberapa perusahaan sudah pasang rencana tersendiri. Tak terkecuali produsen motor dengan penjualan terbesar di Indonesia yaitu PT Astra Honda Motor (AHM). Mereka menganggap bahwa ini melecut penjualan seperti sebelum masa PSBB, tidak mudah.

    "Kami melihat bahwa sekarang masa PSBB sudah berganti dengan masa transisi untuk Kota Jakarta. Penjualan perlahan sudah mulai ada lagi, meski levelnya belum mendekati penjualan pra pandemik. Tapi kami tetap optimis bahwa kondisi ini akan segera membaik dan industri otomotif kembali pulih terutama dari sisi penjualan kendaraan," klaim Executive Vice President PT Astra Honda Motor (AHM), Johannes Loman melalui konferensi pers virtual pada Kamis (11/6/2020).

    Ditambahkan oleh Marketing Director PT AHM, Thomas Wijaya bahwa, salah satu kunci yang cukup penting dalam menggairahkan kembali penjualan kendaraan di Indonesia seperti sepeda motor, tentu soal pembiayaan. Menurutnya, masyarakat akan percaya diri melakukan pembelian kendaraan, jika perusahaan pembiayaan punya program khusus yang tidak menambah beban berat konsumen di masa pandemik seperti ini.

    "Kalau bisa dibilang ini jadi salah satu kunci penjualan kendaraan bermotor, ya memang benar. Untuk itulah kami sekarang ini sedang menjajaki simulasi penjualan kendaraan dengan jalan terbaik bersama perusahaan pembiayaan. Tentu dengan tujuan, selain menggairahkan penjualan kendaraan, juga bersifat membantu meringankan mereka yang ingin membeli kendaraan setelah digebuk pandemik," klaim Thomas.

    Adapun prediksi yang dikeluarkan oleh AHM soal kondisi industri otomotif nasional, rasanya akan segera bangkit setelah PSBB dicabut. Paling tidak, industri otomotif akan mulai melakukan adaptasi dengan kenormalan baru. Jika adaptasi berlangsung cepat, penjualan atau pun proses produksi juga akan segera berjalan normal.

    Semoga saja!

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id