Siapa Bilang Motor Injeksi Tak Butuh Perawatan?

    M. Bagus Rachmanto - 11 November 2019 12:36 WIB
    Siapa Bilang Motor Injeksi Tak Butuh Perawatan?
    Efek jika injektor tidak dibersihkan adalah sepeda motor akan berpotensi brebet. Suzuki
    Jakarta: Sistem pembakaran sepeda motor sekarang ini sudah menganut teknologi injeksi, menggantikan teknologi karburator. Meski diakui perawatan sistem injeksi lebih mudah, namun bukan berarti abai untuk memeriksa kondisi injeksi.
     
    Menurut laman resmi Suzuki, sepeda motor injeksi tetap perlu mendapatkan perawatan secara rutin meski secara kemampuan lebih baik dari karburator. Khususnya di sistem injeksinya yang tugas utamanya adalah menyuplai bahan bakar ke ruang pembakaran.
     
    Umumnya pengecekan dilakukan setiap interval 8.000 kilometer. Sistem pengecekan akan di mulai dari selang injektor sampai ke bagian throttle body. Dua komponen ini wajib mendapat perawatan secara berkala karena kalau dibiarkan sangat berpengaruh terhadap performa mesin.

    Efek jika injektor tidak dibersihkan adalah sepeda motor akan berpotensi brebet atau bahkan bisa juga tiba-tiba terjadi gejala loss power yang diakibatkan oleh suplai bahan bakar yang tidak maksimal. Kalau tidak dirawat, injektor berisiko mampet karena tersumbat kotoran.
     
    Akibatnya akan langsung terlihat di performa mesin yang akan menurun karena pasokan bahan bakar terganggu. Oleh karena itulah wajib dibersihkan secara berkala, terutama komponen throttle body.
     
    Tidak hanya rutin memeriksa komponen injeksi setiap kelipatan jarak 8.000 km, memeriksa busi dan filter udara juga penting untuk dilakukan. Busi punya tugas penting untuk memercikkan api ke ruang bakar. Kalau pengapian dari busi terhambat, bensin berisiko terbuang sia-sia dan proses pembakaran tidak maksimal.
     
    Sementara untuk filter udara sebaiknya dicek dan dibersihkan tiap 2.000 km. Dengan rutin membersihkan filter udara, kepastian ruang bakar mendapat asupan udara yang bersih menjadi lebih terjamin dan pembakaran akan lebih baik.
     
    Tentu saja untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan, sebaiknya di bengkel yang sudah terpercaya atau ke bengkel resmi sekalian. Sehingga sepeda motor akan ditangani oleh orang yang ahlinya, dan bila ada pergantian suku cadang pun akan terjamin keasliannya. Tak hanya itu, perawatan motor injeksi juga bisa dilakukan dari beberapa hal berikut ini.

    Gunakan Bahan Bahan Bakar Beroktan Tinggi
    Mengunakan bahan bakar beroktan 90 ke atas merupakan cara merawat sepeda motor injeksi yang paling mudah. Menggunakan bakan bakar beroktan tinggi bisa menyempurnakan pembakaran dalam mesin motor.

    Selain itu, untuk motor-motor dengan teknologi Injeksi memang dianjurkan untuk bahan bakar yang beroktan 90 ke atas, karena jika menggunakan bahan bakar berkualitas rendah dan akan meninggalkan kerak pada sistem injeksi yang bisa mengakibatkan kerusakan pada komponen mesin.
     
    Perhatikan Kondisi Aki
    Cara lain merawat sepeda motor injeksi yaitu perhatikan kondisi aki, karena motor dengan teknologi injeksi sangat bergantung kondisi aki sebagai penghidup mesin sistem pembakarannya. Bagi pemilik motor dengan teknologi injeksi harus sering-sering periksa kondisi Aki agar selalu tetap terjaga.
     
    Jadi dalam perawatan motor, injeksi Aki sangat penting, karena aki merupakan sumber Listrik untuk sistem penghidupan Pembakaran.
     
    Ganti Oil Secara Teratur
    J
    angan lupa juga rutin mengganti oli setiap 2 bulan sekali atau ketika sepeda motor telah menempuh jarak 1.000 km. Jangan sampai mesin sepeda motor yang dimiliki kering karena kekurangan pelumas sehingga kinerja mesin bisa terganggu.
     
    Selain itu, jika mesin motor sering kekurangan pelumas bisa-bisa mesin motor akan cepat rusak karena sering tekor atau kekuranagan pelumas. Intinya, gantilah oli sebulan atau dua bulan sekali.
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id