Permintaan Tinggi Skutik di ASEAN, Dongkrak Ekspor BeAT - Medcom

    Permintaan Tinggi Skutik di ASEAN, Dongkrak Ekspor BeAT

    Ahmad Garuda - 22 Oktober 2019 14:04 WIB
    Permintaan Tinggi Skutik di ASEAN, Dongkrak Ekspor BeAT
    Skuter matik produksi Indonesia mendapat apresiasi tinggi pasar ASEAN. AHM
    Jakarta: Skuter matic dengan kapasitas mesin kecil namun sarat akan teknologi terkini, semakin populer di negara-negara tetangga. Indonesia yang menjadi sarang produsen motor skuter bermesin kecil pun langsung menuai hasil. Salah satunya Honda BeAT dengan peningkatan ekspor yang signifikan.

    Dari keterangan yang dirilis Astra Honda Motor (AHM), mereka mencatat pertumbuhan pasar ASEAN untuk BeAT melonjak 43 persen pada September 2019 dengan angka 14.256 unit. Peningkatan ekspor ini jadi pertanda bahwa motor produksi Indonesia mendapat kepercayaan tinggi dari konsumen mancanegara.

    Jika dilihat dari data yang diolah dari Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) pada bulan September 2019, ekspor sepeda motor secara nasional secara utuh atau Completely Built Up (CBU) tercatat sebanyak 79.798 unit. Kontribusi ekspor tertinggi berdasar dari segmen skutik yaitu 60.169 unit, diikuti oleh segmen sport 10.598 unit, dan segmen motor bebek 9.031 unit.

    Dari total produksi tersebut tersebut, Honda ambil bagian dalam mengekspor sebesar 33.974 unit dan memberikan kontribusi sebesar 42 persen terhadap total ekspor sepeda motor nasional. Berdasarkan data internal perusahaan tersebut, pertumbuhan tersebut didorong kontribusi BeAT yang meningkat dari 9.984 unit pada September 2018 menjadi 14.256 unit pada September 2019.

    “Kami akan terus meningkatkan kontribusi produk anak bangsa di pasar motor internasional sehingga dapat memberikan kebanggaan untuk bangsa kita melalui ekspor beragam model sepeda motor ke berbagai negara,” ujar General Manager Overseas Business Division AHM, Kurniawati Slamet.

    Kiprah BeAT sebagai motor yang dijual di pasar ASEAN, sudah berlangsung sejak Mei 2015. Jumlah yang tercatat cukup banyak adalah Filipina sebanyak 84.192 unit sepanjang tahun 2019.

    Sepanjang tahun ini pada periode Januari-September 2019, jumlah total ekspor tercatat sebanyak 214.396 unit sepeda motor dalam bentuk CBU dan 223.300 set dalam bentuk terurai (CKD/Completely Knocked Down).

    Untuk versi CBU baru dua negara tujuan yang menerima yaitu Filipina dan Bangladesh. Sementara itu, ekspor secara CKD memiliki beberapa negara tujuan yaitu Jepang, Thailand, Vietnam, Malaysia dan Kamboja.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id