comscore

Bedah Teknologi Hybrid Yamaha Fazzio, Hanya Bantu Akselerasi?

Ahmad Garuda - 18 Januari 2022 20:19 WIB
Bedah Teknologi Hybrid Yamaha Fazzio, Hanya Bantu Akselerasi?
Yamaha Fazzio punya cara unik mengoperasikan sistem hybridnya. Medcom.id/Ahmad Garuda
Yamaha Indonesia baru saja meluncurkan motor terbarunya yang bisa dibilang bermain di kategori baru untuk jajaran motor berkapasitas mesin kecil yang mereka punya. Yaitu Yamaha Fazzio Hybrid - Connected. Motor ini memasang embel-embel hybrid yang identik dengan kendaraan ramah lingkungan karena mampu memanfaatkan energi baterai dipadu dengan mesin konvensional.

Ketika melakukan konfirmasi ke Yamaha soal ini, mereka mengakui bahwa teknologi hybrid yang mereka usung di motor ini berbeda dengan pakem hybrid yang dipahami selama ini. Motor ini tidak menggunakan baterai tambahan dan tidak bisa disetel untuk pengaktifan penggerak dari baterai saja seperti halnya mobil atau motor berpenggerak hybrid.

 



Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Antonius Widiantoro menegaskan bahwa sistem hybrid yang diusung di motor ini punya cara kerja yang berbeda. Lantaran memanfaatkan baterai yang sama dengan baterai bawaan motor konvensional.

Baca Juga:
Berstatus 'Mainan Baru', Daihatsu Puas dengan Capaian Rocky


"Jadi di motor ini tuh tak ada penambahan baterai khusus untuk menggerakkan roda. Sistem hybrid di motor ini murni berfungsi sebagai assist saja atau membantu melakukan akselerasi di motor tersebut dari tiitk diam. Artinya, setiap kali motor ini berhenti, maka untuk melakukan akselerasi awal, sistem hybrid atau bantuan tenaga dari aki ini akan dimanfaatkan," klaim Anton saat ditemui Medcom.id hari ini Selasa (18/1/2022) di Twin House, Cipete, Jakarta Selatan.

Bedah Teknologi Hybrid Yamaha Fazzio, Hanya Bantu Akselerasi?

Ia menyebutkan bahwa cara kerja sistem assist atau bantuan dalam melakukan akeselerasi juga cukup unik. Yaitu tenaga dari aki atau baterai hanya akan digunakan membantu menyalurkan energi ke sistem transmisi otomatisnya, sehingga akselerasi bisa lebih besar meski putaran mesin tak begitu besar. 

"Namun bantuan untuk melakukan akselerasi itu hanya akan berlangsung 3 detik saja atau maksimal putaran mesin mencapai 5.500 RPM. Mana yang lebih duluan tercapai maka komponen yang mengatur penggunaan tenaga dari baterai sebagai sistem hybrid-nya, akan langsung di-cut-off."
 







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id