Pengendara Melawan Arus, Pelanggaran Terbanyak di Operasi Zebra

    M. Bagus Rachmanto - 30 Oktober 2019 15:32 WIB
    Pengendara Melawan Arus, Pelanggaran Terbanyak di  Operasi Zebra
    Polisi menindak pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Antara/Indrianto Eko
    Jakarta: Operasi Zebra Jaya 2019 sudah digelar. Sebanyak 7.647 kendaraan ditilang pada hari keempat dalam Operasi Zebra 2019. Namun, jumlah penindakan ini menurun dibanding pada 2018 yang mencapai 8.004 kendaraan.
     
    "Jadi tahun ini jumlahnya turun 357 atau empat persennya," kata Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar kepada Medcom.id, Jakarta, Minggu, 27 Oktober 2019.
     
    Pelanggaran yang dilakukan pengendara bervariasi. Sebanyak 540 pengendara ditilang karena tidak menggunakan helm sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), dan 1.819 pengendara yang melawan arus.

    "Kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM ada 740 perkara, dan yang tidak bisa memperlihatkan STNK ada 28 perkara," ujar Fahri.
     
    Polisi juga mendapati ada 88 pengendara roda empat atau mobil yang menggunakan ponsel saat mengemudi. Sebanyak 125 pengendara ditilang karena tidak menggunakan sabuk pengaman.
     
    "Kalau untuk kendaraan roda empat, ada enam perkara pengemudi tidak bisa memperlihatkan STNK, dan 408 perkara pengemudi tidak membawa atau memiliki SIM," tutur Fahri.
     
    Dalam Operasi Zebra ini, kepolisian tak hanya melakukan penilangan. Ada sebanyak 1.519 pengendara yang ditegur petugas. Direktorat lalu lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menerjunkan 2.380 personel gabungan dalam Operasi Zebra Jaya. Operasi ini dimilai pada 23 Oktober-5 November 2019.

    ejumlah tindakan akan menjadi target operasi tersebut. Di antaranya,  pelanggar yang melawan arus, tidak memiliki surat izin, dan fisik maupun surat-surat kendaraannya tidak lengkap.
     
    Meski angka pelanggaran tahun ini menurun dibanding tahun lalu, tapi jumlahnya boleh dikata masih tergolong banyak, terlebih pengendara melawan arus masih mendominasi pelanggaran yang ditindak kepolisian di Operasi Zebra. Operasi Zebra 2019 diharap dapat menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Semoga ketertiban berlalu lintas masyarakat tidak hanya berlangsung selama operasi zebra dilaksanakan. Setelahnya kondisi akan kembali seperti biasa, ini menandakan perilaku berkendara masyarakat masih jauh dari kata tertib.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id