Suzuki Burgman 125 Bisa Masuk Indonesia asal 'Ganti Ban'

    Ahmad Garuda - 28 September 2019 07:23 WIB
    Suzuki Burgman 125 Bisa Masuk Indonesia asal 'Ganti Ban'
    Suzuki Burgman Street 125, dianggap kurang pas dengan kebutuhan orang Indonesia. Suzuki
    Jakarta: Suzuki motor akhirnya buka suara tentang alasan mereka belum menjual Suzuki Burgman di pasar Indonesia. Padahal motor yang disinyalir bakal pesaing di segmen skuter maxi ini, sudah lama ditunggul penggemar skuter di tanah air.

    Namun hasil riset Suzuki menyatakan bahwa motor ini ketika dijual di Indonesia atau akan mereka impor dari India tersebut, harus dilakukan modifikasi di bagian kaki-kaki. Terutama bagian roda yang terlalu kecil.

    "Motor ini agak sulit diterima pasar Indonesia karena rodanya terlalu kecil. Dilihatnya kurang proporsional (menurut orang Indonesia) sehingga butuh modifikasi di bagian tersebut. Makanya kami belum bisa memboyongnya untuk dijual ke pasar nasional," ujar Dept. Head of Sales & Marketing 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Yohan Yahya, kepada medcom.id saat peluncuran varian Nex II terbaru dan Satria F150.

    Jika diperhatikan sekilas di bagian tersebut, memang terlihat cukup jomplang. Lantaran bodinya terlihat cukup besar namun rodanya berukuran mungil. Di bagian depan ukuran roda hanya 12 inci dan di bagian belakang lebih kecil yaitu 10 inci. Artinya roda ini lebih kecil dari ukuran roda Yamaha FreeGo.

    Di kesempatan berbeda, Yohan juga mengungkapkan bahwa pihaknya mulai meriset keinginan masyarakat akan model Burgman di Indonesia. Hal itulah yang mereka tunjukkan melalui ajang pameran multi produk di Jakarta Fair, Kemayoran pertengahan tahun 2019 lalu.

    "Jika memang animonya besar, kami akan mempertimbangkan agar produk ini bisa kita jual di Indonesia. Tentang proseduralnya nanti, ya belum kami tentukan. Tapi biasanya sebuah produk yang ditujukan untuk test market, ya akan impor dulu. Jika memang minat semakin besar, maka pertimbangan untuk diproduksi secara lokal baru bisa dilakukan."

    Tentu hal ini harus cepat direspon oleh Suzuki. Lantaran jika tidak, maka mereka akan gigit jari lagi. Mengingat tren skuter matic sekarang ini sangat cepat berkembang. Honda yang tahun ini saja meluncurkan skuter petualang ADV150, langsung 'pecah' di pasaran, maka model skuter yang tampil biasa-biasa saja, bisa ditinggalkan oleh pasar.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id