SIM

    Mengapa SIM Tak Boleh Berlaku Seumur Hidup?

    Ekawan Raharja - 24 Agustus 2020 11:03 WIB
    Mengapa SIM Tak Boleh Berlaku Seumur Hidup?
    Wacana pembahasan SIM diberlakukan seumur hidup tidak terlepas dari Komisi V DPR yang hendak merevisi UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). MI/Fransisco Carolio
    Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sedang membahas revisi Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yang di dalamnya termasuk memberlakukan Surat Izin Mengemudi (SIM) seumur Hidup. Kondisi ini tentu akan berpengaruh terhadap kondisi di jalan raya, dan penggiat keamanan di jalan berpendapat sebaiknya SIM tidak diberlakukan seumur hidup.
     
    Training Director The Real Driving Centre, Marcell Kurniawan, mengungkapkan pemberian SIM ini berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam mengendarai kendaraan bermotor. Kemampuan akan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan mengemudi di jalan sesuai dengan peraturan yang berlaku kemudian dibuktikan dengan diberikannya SIM.
     
    "Menurut saya SIM tidak dapat berlaku seumur hidup karena pengetahuan perlu di update sesuai perkembangan zaman. Kemampuan serta keterampilan mengemudi seseorang dapat menurun seiring dengan bertambahnya usia, atau mungkin saja terlibat kecelakaan yang menyebabkan seorang pengemudi kehilangan anggota tubuh atau penglihatan, yang menyebabkan ia tidak lagi memiliki kemampuan dan keterampilan mengemudi," ungkap Marcell.
     
    Atas sejumlah alasan tersebut, dia menilai pemilik SIM perlu melakukan pelatihan serta uji ulang saat perpanjangan SIM. Sehingga ini menjadi bukti pengemudi memiliki pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan mengemudi yang dibutuhkan serta sesuai dengan peraturan yang berlaku.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id