Supermoto Indonesia Dianggap Berkembang Pesat

    Daviq Umar Al Faruq - 12 Desember 2018 13:56 WIB
    Supermoto Indonesia Dianggap Berkembang Pesat
    Balap supermoto di Indonesia berkembang sangat pesat. @trialgameid
    Malang: Pembalap supermoto asal Prancis, Germain Vincenot menilai dunia balap supermoto di Indonesia saat ini semakin kompetitif dan berkembang pesat. Germain rencananya bakal turut berlaga di seri puncak Trial Game Asphalt 2018 di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, Malang, 15 Desember 2018 mendatang.

    “Ketika saya pertama kali datang ke sini dua tahun lalu, saya sudah merasakan besarnya potensi dan motivasi Indonesia di supermoto. Sekarang saya merasakannya lagi saat ini, dan itu sudah jauh berkembang dibanding sebelumnya,” kata juara supermoto 250cc Perancis tahun 2016 dan 2017 ini.

    Sejumlah pembalap asal Eropa bakal meramaikan seri akhir Trial Game Asphalt 2018. Selain Germain, juga terdapat Lewish Cornish (Inggris) dan Jan Deitenbach (Jerman) yang didatangkan ke Indonesia oleh 76RIDER untuk berlaga di kelas FFA 450 Internasional.

    Supermoto Indonesia Dianggap Berkembang Pesat

    Pria kelahiran Vincennes, Prancis ini mengaku sangat bergairah untuk tampil di Trial Game Asphalt 2018. Pasalnya, animo penggemar supermoto Indonesia sungguh luar biasa serta kualitas pebalap Indonesia yang kian bagus.

    “Saya pikir ini tepat (berlaga di Trial Game Asphalt, Malang) untuk melanjutkan hubungan dengan supermoto di Indonesia yang semakin berkembang dengan baik,” tutur pria 27 tahun ini

    Rider yang memulai debutnya di dunia balap pada usia 12 tahun ini berharap kehadirannya dan pebalap Eropa lainnya di Malang akan memberikan nilai lebih bagi penggemar supermoto di Indonesia. Disisi lain, dia menilai kans pebalap Indonesia sebagai tuan rumah untuk meraih gelar juara tetap besar.

    Supermoto Indonesia Dianggap Berkembang Pesat

    “Saya cukup optimis meski saya tahu ini tidak akan mudah. Saya akan berkompetisi melawan pebalap top Indonesia di sirkuit yang saya belum pernah coba,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, belum ada satupun gelar juara terkunci untuk kelas-kelas yang dipertandingkan sampai dengan putaran ke-4 di Sirkuit Boyolali. Tahta juara masih sengit diperebutkan masing-masing kelas, mulai dari kelas FFA 250, kelas Trail 175 open serta kelas trail 250.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id