Aero: Racing Line Jetski, Beda Dengan Balap Motor

    Ahmad Garuda - 01 April 2019 09:25 WIB
    Aero: Racing Line Jetski, Beda Dengan Balap Motor
    Sama-sama pakai gaya balap, teknik berbelok jetski ternyata sangat berbeda dengan balap motor. medcom.id/Ahmad Garuda
    Jakarta: Sang juara balap jetski dunia di kelas Pro Superstock, Aero Sutan Aswar, menegaskan bahwa balap jetski adalah olahraga yang sangat karakternya sangat berbeda dengan balap motor. Media balap yang menggunakan jetski ini, punya teknik pengendalian yang unik.

    "Kalau balap motor, biasanya menggunakan trik menikung out in out. Yaitu mengambil jalur terluar sebelum memasuki tikungan, lalu ketika di tikungan berada di sisi dalam trek, lalu saat keluar tikungan kembali lagi ke jalur luar. Tapi di jetski, jalur menikungnya harus mengambil trik in in. Tak boleh ada jeda yang tersisa dengan kun, ketika ingin membelok," kisah Aero.

    Ia menegaskan hal tersebut lantaran jika terdapat jeda, potensi untuk dimasuki pembalap lain, sangat besar. Hal ini juga membuka peluang baginya untuk terdepak dari posisi yang ada.

    Aero: Racing Line Jetski, Beda Dengan Balap Motor

    "Kalau ada jeda 50 cm saja, pembalap lain bisa menyenggol kita. Syukur-syukur kalau jetski lawan tidak mengenai anggota tubuh kita yang bisa bikin cedera. Makanya dibutuhkan racing line atau jalur balap yang sangat presisi."

    Terlebih lagi Aero bersaudara berlaga di kategori close course (sirkuit), sehingga potensi untuk saling bersenggolan memang sangat besar. Kalau di balap motor, para pembalap yang saling menempel dari tikungan ke tikungan, membuka peluang untuk terdepak jika tak agresif mengambil jalur balap.

    Belum lagi karakter jetski yang berbeda-beda antara versi balap sirkuit dengan versi balap ketahanan (endurance) seperti yang Ia gunakan di Jetski Racer World Championship 2019 di Pantal Ancol pada Minggu (31/3/2019).

    Aero: Racing Line Jetski, Beda Dengan Balap Motor

    "Spesifikasi jetski untuk balap sirkuit, itu lebih ke kelincahan. Misalnya kalau mau berbeda, kita baru berniat membelok sepertinya sudah bisa berbelok. Kalau pembalap yang badannya sangat kuat, itu sangat bisa mengontrol cara berbelok yang sangat ekstrim. Tapi kalau jetski untuk endurance ini, lebih lembut, tak begitu ekstrim dalam berbelok."

    Aero tentunya tak asal berbicara. Mengingat Ia sebelumnya juga menjadi atlet balap gokart. Wajar jika Ia bisa menilai bahwa ajang ini sangat berbeda dari ajang balap di aspal.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id