SIM

    SIM C Jadi 3 Golongan, Korlantas: Ujian Praktik Berbeda

    Ekawan Raharja - 14 Juli 2021 15:00 WIB
    SIM C Jadi 3 Golongan, Korlantas: Ujian Praktik Berbeda
    Ilustrasi SIM. Medcom.id/Ekawan Raharja



    Jakarta: Penggolongan SIM C berdasarkan ukuran mesin motor akan berlaku per Agustus 2021, sesuai dengan Peraturan Kepolisian Republik Indonesia (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021. Perubahan aturan ini kemudian berpengaruh juga terhadap aturan pembuatannya, khususnya di bagian uji praktik.
     
    Kasi Standar Pengemudi Dit Regident Korlantas Polri, AKBP Arief Budiman, menjelaskan untuk penerbitan SIM ada 4 syarat yang harus dilalui. Mulai dari administrasi, usia, kesehatan, dan lulus uji praktik serta teori. Uji praktik ini kemudian akan ada penyesuaian, khususnya saat mengeluarkan SIM C, C I, dan C II.
     
    "Di ujian praktik ada 5 materi yang diuji, tentu uji praktik akan disesuaikan dengan jenis kendaraannya. oleh karena itu akan berbeda sedikit," ungkap Arief dikutip dari Youtube NTMC Polri.
     
    Dia menjelaskan ada sejumlah penyesuaian ujian praktik, salah satunya soal sepeda motor yang akan digunakan untuk uji praktik. Sepeda motor yang digunakan akan disesuaikan dengan SIM C yang diinginkan pemohon, seperti SIM C menggunakan motor di bawah 250 cc, SIM C I menggunakan motor 250 - 500 cc, dan SIM C II menggunakan motor di atas 500 cc.
     
    Selain itu, contoh lain yang disebutkan Arief, jarak kun untuk uji praktik akan disesuaikan. "Motor gede menggunakan sarana praktik motor kecil tentu akan sangat sulit."
     
    "Tetapi materinya akan mirip-mirip. Ada keseimbangan, konsentrasi, dan indikator lain untuk mengukur cukup kompetensi mengendarai roda dua sesuai dengan golongan yang diinginkan," pungkas Arief.
     
    Berdasarkan Peraturan Kepolisian Republik Indonesia (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 penggolongan SIM untuk mengendarai motor menjadi SIM C, C I, dan C II. Penggolongan ini berdasarkan besarnya silinder sepeda motor yang dikendarai.
     
    Misalnya untuk SIM C hanya untuk motor dengan kapasitas isi silinder < 250 cc. Kemudian SIM C I untuk motor di atas 250 cc - 500 cc serta motor tenaga listrik, dan SIM C II untuk motor di atas >500 cc dan motor listrik.

    (ERA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id