Motor Listrik Roda Tiga

    Saatnya UMKM Manfaatkan Kendaraan Listrik

    Ahmad Garuda - 18 Mei 2020 20:49 WIB
    Saatnya UMKM Manfaatkan Kendaraan Listrik
    UMKM harusnya bisa memanfaatkan teknologi otomotif seperti kendaraan listrik yang didesain khusus untuk berwirausaha. Gelis
    Jakarta: Industri otomotif dan dunia usaha, kini tak bisa dipisahkan. Bukan hanya dari sisi segmentasi kendaraan untuk menyasar sebuah unit usaha kecil, namun juga dari sisi penggunaan teknologi otomotif terkini. Misalnya teknologi kendaraan listrik yang mulai dimainkan pemain lokal.

    Salah satunya adalah produsen Gelis (Gerobak Listrik), PT Solar Panel Indonesia (SPI) yang bergerak di bidang energi terbarukan. Mereka membangun kendaraan tiga roda bertenaga listrik pertama racikan lokal. Kendaraan yang diberi nama Gelis tersebut diciptakan untuk memenuhi kebutuhan alat angkut bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM).

    Versi yang ini memang masih berupa prototipe, namun akan segera diproduksi dan dipasarkan secara luas ke seluruh Tanah Air. Pimpinan PT. SPI, Dipl.-Ing. Budi Prasetyo mengatakan bahwa jenis kendaraan ini punya nilai ekonomis tinggi yang jadi target utama UMKM di Indonesia.

    Saatnya UMKM Manfaatkan Kendaraan Listrik

    "Gerobak Listrik ini kami ciptakan sebagai kendaraan niaga yang berbasis pada energi listrik yang terbarukan. Kendaraan ini mudah digunakan, serta tidak membutuhkan perhatian khusus dalam hal perawatan," ungkap Budi Prasetyo melalui keterangan resminya.

    Budi menambahkan, penciptaan kendaraan ini didorong dari keinginan dan harapan perusahaan untuk bisa membantu para pedagang UMKM. Dari sisi teknologi pun dinilai lebih ramah lingkungan. Sehingga dari sisi keberlangsungan tipe kendaraan ini, bisa sangat panjang. Artinya dampak pada penciptaan lingkungan hidup yang lebih baik.

    Jaringan Penjualan
    Sementara itu Chief Marketing Officer PT SPI Dipl.-Ing. Ary Tjahyono S.E., menyatakan mereka juga telah menyiapkan perangkat-perangkat pendukung untuk efektifitas penggunaan kendaraan tersebut. Salah satu yang utama adalah jaringan pemasaran dan layanan purnajual yang bisa diakses melalui aplikasi HEY.

    "Kami telah bekerja sama dengan perusahaan aplikasi berbasis online yang telah familiar di tengah masyarakat untuk menunjang efektifitas kendaraan ini. Lewat aplikasi ini konsumen dan calon konsumen bisa mengetahui segala hal tentang Gelis melalui telepon selular," ungkap Ary.

    Diproduksi Secara Lokal
    Pada tahap awal, mereka mampu memproduksi 10 unit per hari di pabrik di kawasan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Kapasitas produksi ini akan terus dikembangkan seiring bertumbuhnya jumlah permintaan pasar.

    Saatnya UMKM Manfaatkan Kendaraan Listrik

    Beberapa komponen juga telah diproduksi di dalam negeri, seperti baterai, sasis, bodi, serta beberapa perangkat kendali. Sedangkan beberapa komponen lain, seperti motor listrik, kontroler, gandar, sistem kemudi, dan roda, masih diimpor. Namun mereka membuka peluang besar untuk terus menambah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) seiring perkembangan.

    Spesifikasi
    Kualitas, performa, dan durabilitas, tentu akan jadi pertanyaan besar dari para pelaku usaha. Mengingat ini juga akan berpengaruh terhadap penghasilan mereka nantinya. Berbekal motor elektrik berdaya 800 Watt dengan suplai daya dari baterai tipe VRLA 48v-26AH, tipe Gelis 300 mampu melaju hingga kecepatan maksimum 30 Km/jam dengan jarak tempuh rata-rata 30 Km.

    Kendaraan ini didukung rangka ringan dengan berat kotor mencapai 600 Kg mampu mengangkat beban hingga 300 Kg. Hal ini dapat dilakukan berkat penggunaan per belakang model daun (per pikul) dan suspensi depan telescopic. Kendaraan tiga roda berpenggerak roda belakang ini juga mampu menanjak hingga sudut kemiringan 15 derajat.

    Untuk tipe Gelis 300 saat ini baru tersedia dalam empat varian, yaitu Light Metal, Retro, dan Cargo dengan harga berkisar mulai Rp20 juta, serta versi Garb dibandrol mulai kisaran Rp21 juta.

    Tipe lain adalah Gelis 200 dan 150 dalam harga jual yang belum ditetapkan. Untuk tipe 200 difungsikan sebagai kendaraan khusus pengiriman barang cepat di dalam kota. Sementara tipe 150 yang berpenggerak roda depan dengan sasis rendah berfungsi sebagai kendaraan angkut sampah dan angkut barang di ruang tertutup (indoor).

    Tentu bukan hal gampang dalam hal pemasaran, mengingat beberapa merek sudah memainkan segmentasi iini juga. Misalnya seperti Viar, Selis dan beberapa merek Tiongkok lainnya. Namun dengan langkah awal tujuh dealer telah beroperasi untuk melayani penjualan dan purnajual bagi Gelis, mereka optimis. Tiga dari tujuh jaringan resmi tersebut berada di Jakarta. Sementara Bogor, Surabaya, Malang, dan Denpasar masing-masing ditempatkan satu dealer.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id