Custom Bike Builder

    Belajar dari Bengkel Custom Arlen Ness Motorcycles

    Ahmad Garuda - 19 Maret 2020 06:33 WIB
    Belajar dari Bengkel Custom Arlen Ness Motorcycles
    Builder Indonesia kunjungi bengkel custom bike legendaris di Amerika, Arlen Ness Motorcycles. SM
    San Francisco: Belajar ke Amerika benar-benar tak disia-siakan oleh para builder Indonesia yang diboyong oleh Suryanation Motorland ke Negeri Paman Sam tersebut. Meski diserang banyaknya wilayah yang terdampak virus korona, namun rencana builder nasional yang sudah terlanjur berada di Amerika Serikat tersebut tetap dilanjutkan.

    Usai menggali ragam inspirasi di Museum Harley-Davidson sehari sebelumnya, kali ini mereka melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi bengkel custom bike legendaris dunia yaitu Arlen Ness Motorcycles. Para builder Indonesia ini pun menempuh perjalanan lebih 3.000 km dari Milwaukee yang berada di wilayah Timur ke San Francisco yang berada di wilayah Barat Amerika.

    “San Francisco bisa dibilang surganya para pecinta motor. Setiap hari di wilayah Bay Area, berbagai jenis motor mudah ditemui. Mulai skuter, chopper sampai dengan motor sport ber-cc besar. Semua berbagi jalanan yang sama. Pemandangan seperti itu tak bisa ditemui di sembarang kota di Amerika Serikat,” sambut SM Committee, Rizky Dwianto melalui keterangan resminya.

    Belajar dari Bengkel Custom Arlen Ness Motorcycles

    Kunjungan ke Arlen Ness Motorcycles ini menjadi salah satu agenda wajib juga bagi SM. Lantaran bengkel ini didirikan oleh Arlen Ness, seorang builder legendaris yang juga pengusaha di dunia custom internasional. Ia pun saat ini masih tetap dikenang sebagai salah satu nama besar di dunia custom dunia, meski raganya sudah wafat pada Maret 2019 lalu di usia 79 tahun.  

    Motor-motor garapan Ness terkenal memiliki karakter pada desain bodi, pewarnaan, dan juga sektor engineering yang khas, bahkan cenderung eksperimental. Inilah yang membuat karya-karyanya unik dan menarik.

    Salah satu karyanya yang menarik perhatian adalah  'Mach Ness' yang menjadi favorit dari Budi Kurniawan, pemenang SM Battle Medan. Motor yang dibangun pada 2005 ini menggunakan mesin jet dengan desain futuristik. Sedangkan Lufti Ardika, builder asal Surabaya, memilih motor 'Yellow Chopper' bergaya old-school dengan frame ringan dan posisi jok rendah sebagai motor favoritnya.

    Mereka tak hanya diajak berkeliling museum, tapi juga masuk ke area workshop. Di sana, mereka melihat bagaimana cara pembuatan parts, servis, sampai ke proyek custom terbaru Arlen Ness Motorcycles.

    Bahkan, tim berkesempatan untuk melihat motor custom terbaru dari Arlen Ness Motorcycles yang masih dirahasiakan dan baru selesai 60 persen dari pengerjaan. Motor ini nantinya akan masuk tahap finishing di ruangan rahasia yang hanya bisa diakses oleh Cory Ness, anak dari Arlen Ness yang menjadi penerus dari bengkel Arlen Ness Motorcycles

    “Tidak heran jika Arlen Ness dapat banyak penghargaan di masa lalu. Ia sangat kreatif dan juga mampu menciptakan sebuah karya out of the box. Setelah melihat secara langsung karya-karya dan proses pengerjaannya di Arlen Ness Motorcycles, referensi saya tentang motor custom jadi bertambah dan bisa menjadi inspirasi dalam membangun motor saat kembali ke Indonesia,” ujar builder Kedux Garage, Komang Gde Sentana.

    Kunjungan singkat lain mereka lakukan untuk melihat beberapa landmark yang berada di sana seperti Golden Gate Bridge yang menyeberangi San Francisco Bay, lalu Twin Peaks yang merupakan dua bukit setinggi 282 m di tengah San Francisco, dan juga Union Square yang jadi public plaza seluas lebih dari 1 hektar. 

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id