Pasar Sepeda Motor Sport Kurang Bergairah di 2018

    M. Bagus Rachmanto - 12 Desember 2018 06:53 WIB
    Pasar Sepeda Motor Sport Kurang Bergairah di 2018
    Faktor ekonomi alasan utama sepeda motor sport 250 cc kurang bergairah. Medcom.id/Ekawan Raharja
    Jakarta: Tak seperti kendaraan roda empat atau mobil yang tahun ini masih menghadirkan beragam model baru kepada calon konsumen Indonesia. Namun tidak dengan pabrikan kendaraan roda dua atau sepeda motor, yang terbilang sangat minim memperkenalkan model baru mereka.

    Dengan sedikit pilihan segmen, kehadiran sepeda motor baru di 2018 bisa dihitung jari. Bahkan ada pabrikan yang memunculkan sepeda motor model anyarnya itu di penghujung tahun.

    Beberapa model baru yang nongol di 2018 ada Suzuki Bandit, yang mengincar kelas 150 cc naked sport bike, dan Yamaha All New R25 yang mengisi segmen motor sport kelas 250 cc.

    Jika melihat data yang diungkap Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), maka tak heran pabrikan ogah bermain di segmen motor sport. Data penjualan sepeda motor per Juli 2018 menunjukkan jika sepeda motor sport 250 cc ke atas, kini kian tergerus. Bahkan jauh kalah pamor dengan sepeda motor sport 150 cc.

    Secara keseluruhan sepeda motor sport 250 cc hanya berhasil terjual 11.525 unit. Jauh tertinggal dari sepeda motor sport 150 cc yang sudah terjual 257.564 unit.
    Pasar Sepeda Motor Sport Kurang Bergairah di 2018
    Jika dirinci segmen 250 cc, Kawasaki sebagai jawara berhasil memasarkan 8.180 unit. Menyusul Honda dengan 1.938 unit dan Yamaha sebanyak 1.407 unit.

    Berbeda dengan segmen sepeda motor sport 150 cc yang dikuasai oleh Honda dengan 157.809 unit. Kemudian Yamaha di posisi kedua dengan 59.152 unit, serta disusul oleh Kawasaki dan Suzuki dengan 29.692 unit dan 10.911 unit.

    Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor, Thomas Wijaya, pernah berkomentar jikalau penjualan sepeda motor sport 250 cc memang kurang baik. Faktor ekonomi masih menjadi alasan utama sepeda motor sport 250 cc kurang bergairah.

    "Kalau ditinjau kembali, pasar 250 cc adalah konsumen di kelas middle high premium. Kondisi perekonomian yang mungkin kurang menentu membuat konsumen melakukan penundaan, dan beberapa di antaranya berpindah ke jenis matik dan model lainnya," tuturnya beberapa waktu lalu



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id