Balap Motor

    Tim Ini Konsisten Boyong Indonesia ke Kejuaraan Balap Dunia

    Ahmad Garuda - 18 Februari 2021 12:29 WIB
    Tim Ini Konsisten Boyong Indonesia ke Kejuaraan Balap Dunia
    Konsisten boyong Indonesia di balap Moto2. Gresini Racing
    Jakarta: Kejuaraan balap dunia seperti Moto2, memang butuh komitmen tinggi dari para komponen pendukungnya. Bukan hanya dari pembalap saja yang wajib tampil kuat dan kompetitif, namun pelumas. Soal pelumas, salah satu yang konsisten membawa nama Indonesia adalah Federal Oil.

    Bahkan beberapa tahun lalu tepatnya di 2013, mereka juga memboyong pembalap Indonesia bernama Doni Tata Pradita sebagai pembalap tetap dan di 2018 memboyong Dimas Ekky Pratama dengan lisensi wildcard di Moto2 Sepang, Malaysia.

    Lalu bagaimana sekarang? Dalam sesi peluncuran resmi tim balap tersebut pada Rabu (17/2/2021) kemarin, Communication & Marketing Manager Gresini, Carlo Merlini juga menyebutkan bahwa mereka sangat terbuka untuk merekrut pembalap Indonesia ke tim mereka.

    "Kami sangat bangga bekerja sama dengan banyak brand otomotif dari Indonesia sebagai wujud komitmen mereka di balap dunia. Seperti di tim Federal Oil Gresini Moto2 Team, kami bahkan sudah pernah merekrut pembalap Indonesia. Tapi memang kami juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan target besar tim, jadi tidak bisa juga sembarangan dalam melakukan perekrutan," ujarnya.

    Tahun ini tim tersebut didukung penuh oleh Nicolo Bulega dengan nomer motor 11 dan Fabio Di Giannantonio dengan nomer motor 21. Walaupun kali ini tanpa keberadaan Fausto Gresini yang saat ini sedang dalam perawatan intensif akibat Covid-19, namun ini proyek besar bagi Fuasto.

    Head of Indonesia Lubricants Market ExxonMobil, Patrick Adhiatmadja  yan gmembawa brand Indonesia di ajang balap ini juga sangat optimis bisa menemukan kembali talenta pembalap Indonesia yang bisa mereka andalkan untuk jadi pemenang di Moto2. Tapi untuk tahun ini mereka pasang komitmen di duet pembalap asal Italia yang jadi murid Valentino Rossi itu.

    "Memboyong Indonesia di ajang balap dunia, bukan sesuatu yang mudah. Komitmen harus terus dijaga dan menjadi bagian dari perkembangan balap itu sendiri. Termasuk komitmen untuk membawa produk berkualitas seperti pelumas. Demikian juga halnya dengan pembalap, kami punya komitmen besar untuk membawa pembalap Indonesia, tapi kita juga harus melihat potensinya, karena ada target minimal yang kita harus capai," klaim Patrick kepada Medcom.id di momentum berbeda.

    Bagi kedua pembalap yang mereka rekrut, 2021 akan menjadi tahun yang krusial di Moto2 karena bagi Bulega, Ia harus menemukan performa terbaiknya yang belum ketemu di tahun pertama. Sementara Di Giannantonio, yang melakukan debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3, tentu akan jadi pembanding kuat bagi Bulega yang lebih dulu berada di tim ini. Keduanya akan menjalani tes pertama yang dijadwalkan di Valencia pada 24-25 Februari.

    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id