Aksesoris Bikers

R-Pur, Masker Biker Berteknologi Pengontrol Polusi

Ahmad Garuda - 11 Januari 2019 19:42 wib
R-Pur diklaim mampu menyaring polusi udara bagi bikers yang
R-Pur diklaim mampu menyaring polusi udara bagi bikers yang beraktifitas di dalam kota. R-Pur

Las Vegas: Berkendara sepeda motor untuk beraktifitas sehari-hari, sangat rentan terjangkit penyakit sebagai akibat terlalu banyak menghirup polutan yang melayang di udara. Hal ini pula yang menginspirasi produsen masker asal Prancis, untuk menciptakan masker khusus berkendara.

Bagian yang istimewa adalah karena masker ini diklaim mampu menyaring partikel bermuatan racun, partikel berupa debu, polusi dari mesin diesel bahkan virus. Bahkan kemampuannya bisa dikontrol lewat aplikasi khusus di gawai.

Secara langsung, hubungan antara masker ini dengan pengontrol polusi yang terdapat di aplikasi sistem operasi di gawai, sebenarnya tidak ada. Namun cara kerjanya adalah dengan mengukur jumlah polusi udara di suatu daerah dimana gawai itu digunakan.



Artinya asumsi penggunaan masker ini oleh biker yang membawa serta gawainya. Kondisi polusi itulah yang diukur oleh gawai melalui ragam sensor yang dimaksimalkan dari aplikasi peta dan beberapa aplikasi lainnya.

Aplikasi ini pun akan memberi tahu sejauh mana filter khusus dalam masker tersebut masih layak pakai. Berdasarkan pengukuran yang dimanfaatkan dari peta, kondisi jalan hingga kondisi lalu lintas itulah, aplikasi R-Pur akan memberi tahu tentang berapa lama lagi filternya bisa digunakan.



Masker ini terbuat dari material yang diriset khusus untuk digunakan senyaman mungkin saat berkendara. Termasuk nano technology dalam 5 lapisan filter yang terdapat di dalamnya. Bahkan saat digunakan di musim hujan pun diklaim anti air.

Solusi lain yang biasa ditempuh para biker di Indonesia yang peduli soal udara yang Ia hirup adalah menggunakan nose filter atau filter udara khusus yang diletakkan tepat di lubang hidung. Sehingga meski hanya menggunakan masker biasa, namun nose filter ini bisa membantu menyaring polusi udara.


(UDA)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.