Safety Riding

    Hobi Naik Motor, Safety Gear Jokowi Masih Kurang

    Ekawan Raharja - 29 Desember 2019 09:50 WIB
    Hobi Naik Motor, Safety Gear Jokowi Masih Kurang
    Jokowi sebaiknya menggunakan perlengkapan berkendara yang lebih baik dan ideal. AntaraFoto/Puspa Perwitasari
    Jakarta: Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), acap menggunakan sepeda motor untuk meninjau berbagai lokasi selama dia melakukan kunjungan kerja. Meski bersepeda motor sudah mendapatkan pengawalan dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), namun urusan perlengkapan berkendara Jokowi dinilai masih kurang.

    Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan perlengkapan berkendara Jokowi jauh dari kata ideal ketika berkendara di Trans Kalimantan. Menurutnya, orang nomor satu di Indonesia itu harusnya menggunakan perlengkapan berkendara yang lebih baik guna melindungi dari berbagai risiko berkendara sepeda motor.

    "Kemarin kalau kita lihat beliau naik sepeda motor di Kalimantan, perlengkapan berkendaranya kurang. Padahal beliau melewati beraneka jenis jalan, dan ada offroad-nya juga," cerita Jusri Pulubuhu kepada Medcom.id Sabtu (28/12/2019) di Jakarta.

    Jusri menjelaskan perlengkapan berkendara terbagi atas standar minimal dan ideal. Sedangkan untuk perlengkapan berkendara Jokowi masih banyak yang berada di bawah standar minimal.

    Sebagai contoh dia menerangkan model sepatu sneaker yang digunakan Jokowi tidak cocok untuk digunakan berkendara, khususnya di jalanan offroad. Mengingat sepatu yang digunakan tampaknya sneakers biasa yang bagian mata kakinya terbuka. Padahal standar untuk offroad minimal menggunakan sepatu yang bagian mata kakinya tertutup dan di bagian ujung depannya memiliki protektor.

    Selanjutnya untuk celana jeans yang digunakan, menurutnya sudah termasuk ke dalam standar minimal karena bahan jeans dapat mengurangi gesekan jikalau terjatuh. Namun sekali lagi, Jusri menyarankan presiden untuk menggunakan celana jeans yang sudah dilengkapi protektor di bagian tulang kering, dengkul, dan pinggang agar bisa terlindungi dengan baik dan tetap tampil trendi.

    Jaket yang digunakan juga sudah cukup baik dengan model bomber. Tetapi sebaiknya Jokowi menggunakan jaket bomber yang di dalamnya juga sudah ada protektor di siku, bahu, dan pelindung dada agar memaksimalkan perlindungan saat berkendara sepeda motor di jalur offroad.

    Selain itu, sarung tangan yang digunakan Jokowi juga tidak memenuhi standar minimum karena model half cut. Padahal sebaiknya menggunakan model full yang tertutup hingga kuku, dan terdapat protektor untuk melindunginya.

    Kemudian untuk helm, tidak ada masalah dengan model half face yang digunakan oleh Jokowi dan akan lebih baik lagi dilengkapi dengan kaca depan. Selanjutnya jika pria dengan tiga orang anak ini ingin melewati jalur offroad, minimal menggunakan helm model full face atau model motocross untuk memastikan keamanannya.

    "Saya berkomentar seperti ini karena saya cinta dengan Pak Jokowi. Saya mengapresiasi mobilitas beliau, dan inginkan beliau baik-baik saja selama berkendara."

    Jusri menekankan bahwa hobi Jokowi mengendarai sepeda motor sebenarnya bisa menjadi contoh yang baik untuk menyebarkan kampanye safety riding dengan perlengkapan berkendara yang baik dan benar. "Masyarakat kita ini masyarakat panutan, mereka akan mencontoh apa yang idola kita lakukan. Jadi momen ini (Jokowi berkendara sepeda motor) bisa menjadi momen yang tepat untuk edukasi kepada masyarakat.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id