Mengganti Spion dan Footstep Bawaan di Motor Berisiko?

    M. Bagus Rachmanto - 04 November 2019 16:11 WIB
    Mengganti Spion dan Footstep Bawaan di Motor Berisiko?
    Efek pakai spion kecil di motro malah mengurangi jarak pandang untuk melihat ke belakang. Bike Exif
    Jakarta: Ada hal yang musti dipertimbangkan oleh biker ketika hendak mengganti spion tunggangannya dengan produk aftermarket. Jangan sekadar mengutamakan tampilan yang keren tapi mengorbankan fungsi spion sebenarnya.
     
    Salah satu yang kerap kali dilakukan biker adalah mengganti spion bawaan pabrikan dengan produk aftermarket berdimensi lebih kecil. Efeknya malah mengurangi jarak pandang untuk melihat ke belakang.
     
    HSE dan Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDCC), Jusri Palubuhu membeberkan, hal itu sangat berpengaruh terhadap faktor keselamatan berkendara.

    Menurutnya, efek utama mengganti spion standar dengan spion yang lebih kecil adalah menganggu pandangan ke belakang dan membuat jarak pandang pengendara menjadi lebih sempit.
     
    "Efek dari mengganti spion yang lebih kecil itu menyebabkan keterbatasan pandangan ke belakang dan sudut blind spot meluas," paparnya.

     Spion Kecil di Motor Batasi Jarak Pandang

    Jusri menyarankan agar kendaraan roda dua sebaiknya tetap menggunakan spion standar. Tujuannya agar memperkecil sudut blind spot saat berkendara, sehingga pengendara tetap bisa melihat kondisi di sekitarnya dengan leluasa.
     
    Menurut data Kepolisian Republik Indonesia, selama 2014 kasus kecelakaan lalu lintas mencapai 26.651 kasus. Angka ini naik dari tahun sebelumnya yang menyentuh angka 26.414 kasus.
     
    Sebuah data yang sangat mengerikan dan seharusnya pengendara kendaraan bermotor harus lebih tertib dan waspada dalam berkendara demi keselamatan bersama.

    Selain spion aftermarket, footstep atau pijakan kaki pada sepeda motor kerap kali diabaikan oleh para biker ketika kondisinya sudah aus atau rusak. Memang jika dilihat dari fungsinya, komponen ini terlihat sepele, hanyalah dudukan telapak kaki untuk rider atau pun yang dibonceng.
     
    Namun jika Anda perhatikan keberadaan footstep tidak cuma berfungsi sebagai dudukan telapak kaki, tapi juga sebagai fitur kenyamanan dan keamanan dalam berkendara, bahkan sangat penting untuk membantu biker menjaga keseimbangan saat bermotor.
     
    Menurut Yosi yang buka bengkel Bangbrand di Pondok Timur Indah, Bekasi Timur, Jawa Barat, pijakan kaki motor yang sudah aus membuat performa motor kurang optimal. Hal terburuk bisa mengancam keselamatan perjalanan Anda.

    "Jangan lupakan hal-hal seperti ini, ketika hujan datang tidak hanya membuat kondisi jalan jadi licin, namun pijakan kaki yang sudah aus atau tak layak pakai berpotensi membuat kaki terpeleset saat pengereman atau berpindah kopling," terang Yosi, saat berbincang dengan Medcom.id di Bekasi, beberapa waktu lalu.

    Pilih footstep lipat atau permanen yang sesuai dengan standar keselamatan. Medcom.id/A. Harry Budiawan

    Tak sedikit biker yang baru mengganti pijakan kaki pada motornya apabila memang benar-benar sudah rusak parah atau patah, dan menggantinya dengan barang yang seadanya tidak sesuai standar keselamatan bawaan aslinya, atau barang aftermarket.

    Memang tak ada salahnya mengganti pijakan motor menggunakan komponen aftermarket. Namun perlu diketahui, pilihlah yang sesuai dengan standar keamanan, jangan membeli hanya karena bentuknya lebih bagus. Hal itu bahkan mengancam keselamatan saat berkendara dijalan raya. "Boleh saja ganti footstep aftermarket, tapi pilih yang aman dan nyaman ketika digunakan dan sesuai fungsinya."
     
    Yosi pun menyarankan, untuk menggunakan footstep yang berbahan karet agar tidak licin ketika terkena air dan utamakan gunakan buatan pabrikan resmi. Pilih yang mempunyai bidang alas untuk pijakan kaki yang sedikit lebar. Kemudian hindari penggunaan alas untuk pijakan kaki yang berbahan besi, untuk menghindari benturan terhadap kaki jika berkendara.
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id