Tilang Elektronik

    Waspada, Kamera e-Tilang Punya Fitur Perekaman Wajah Pelanggar Lalu Lintas

    M. Bagus Rachmanto - 27 Januari 2020 07:52 WIB
    Waspada, Kamera e-Tilang Punya Fitur Perekaman Wajah Pelanggar Lalu Lintas
    Ilustrasi. Antara/Aprillio Akbar
    Jakarta: Sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor bakal berlaku mulai 1 Februari 2020. Awal penerapan sistem tilang elektronik tersebut akan diberlakukan di jalur Transjakarta Sudirman-Thamrin dan Koridor VI.
     
    "Karena beberapa ruas jalan (itu) sering digunakan sepeda motor masuk," ungkap Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Fahri menjelaskan sistem tilang elektronik pada motor sama dengan mobil. Kamera akan mendeteksi pelat nomor kendaraan yang melanggar aturan.
     
    e-TLE telah dilengkapi dengan fitur perekaman wajah untuk mendeteksi para pelanggar lalu lintas, baik roda dua maupun roda empat. Pengemudi yang melanggar bakal terekam dengan alat tersebut. Selanjutnya sistem bakal mengecek data pengendara. Setelah itu, pengendara yang melanggar akan dikirimkan surat konfirmasi berupa bukti pelanggaran.

    Dia menyebut kamera tilang sementara ini cuma bisa mendeteksi pelat nomor kendaraan dengan huruf B. Kamera bakal beroperasi 24 jam.
     
    "Kalau melanggar motor, nanti sepeda motornya terfoto pelat motornya, disajikan datanya nanti pemilik kendaraan melakukan konfirmasi," papar Fahri.

    Disebutkan pula, bahwa fitur ini bisa merekam semua pelanggaran lalu lintas dengan lebih rinci. Segala bentuk pelanggaran akan direkam sebagai bukti.
     
    "CCTV (kamera pengintai) yang lama sudah bisa mengidentifikasi pelanggar dari belakang, seperti menerobos lampu merah, melanggar marka jalan, kemudian ditambah beberapa fitur yang bisa mendeteksi dari depan."
     
    Fitur ini juga bisa merekam hingga menembus kaca mobil. Kamera juga bisa melihat dengan detail pengemudi penggunakan sabuk pengaman atau tidak.
      
    Sistem ini juga bisa melihat kendaraan yang tidak taat pajak, dan mendeteksi pelat nomor polisi palsu. Sistem ini juga bisa mendeteksi kecelakaan lalu lintas. Petugas NTMC Polda akan memberitahu polisi terdekat untuk memberi bantuan jika ada kecelakaan.

    Direktorat lalu lintas Polda Metro Jaya sendiri sudah melakukan uji coba sebelum memberlakukan peraturan tersebut. Fitur ini juga sudah dipasang di sepuluh CCTV sepanjang jalan Sudirman sampai Thamrin, Jakarta Pusat.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id