Long Lap Penalty, Regulasi Baru untuk Menghukum Pembalap MotoGP

    Ahmad Garuda - 25 Februari 2019 18:31 WIB
    Long Lap Penalty, Regulasi Baru untuk Menghukum Pembalap MotoGP
    Jalur run-off sengaja dipakai untuk jalur long lap penalty, jalur ini akan digunakan pembalap yang melakukan pelanggaran. Courtesy: MotoGP
    Jakarta: Turun satu posisi start atau denda waktu, biasa diberikan kepada pembalap yang melakukan kecurangan. Baik itu di sesi latihan, kualifikasi, atau bahkan saat balapan berjalan. Namun tahun ini, regulator di MotoGP mengeluarkan aturan baru terkait hal tersebut.

    Aturan baru tersebut adalah 'long lap penalty', yaitu pemanjangan zona menikung di sebuah sirkuit, untuk menghukum seorang pembalap yang melakukan kecurangan. Bentuknya adalah, zona run-off aspal yang biasanya terdapat di sebuah sirkuit, sengaja dibuat jalur khusus untuk pembalap yang kena sanksi itu.

    Tak butuh waktu lama, regulasi ini pun sudah mulai disimulasikan di sirkuit Losail, Qatar. Tepatnya di tikungan keenam yang merupakan zona krusial para pembalap meraih hasil lap terbaik. Di tikungan tersebut, zona run-off diberikan garis khusus untuk para pembalap yang dikenakan hukuman.

    Long Lap Penalty, Regulasi Baru untuk Menghukum Pembalap MotoGP

    Sayangnya, baru Valentino Rossi yang melakukan percobaan menjajal jalur itu dengan simulasi balapan. Ia pun menegaskan bahwa regulasi seperti ini lebih baik ketimbang harus memberikan denda mundur di grid start kepada pembalap yang melakukan pelanggaran. Karena jika bisa memanajemeni waktu dengan baik, maka Anda akan mampu meraih hasil baik. Tapi intinya, regulasi ini untuk memberikan kehilangan waktu bagi mereka yang melakukan kesalahan," ujar Rossi.

    Ia melanjutkan bahwa jika disimulasikan dan dihitung waktu yang terbuang untuk menjajal jalur tersebut, lebih dari tiga detik waktu yang dibutuhkan dari lap normal.

    Rencananya regulator pun bakal memberlakukan zona ini di semua sirkuit yang memungkinkan membangun zona ini. Pembalap tim Ducati, Andrea Dovizioso menimpali bahwa satu-satunya masalah di zona tersebut, adalah permukaan yang licin atau karena jalurnya bukan jalur balap. Tapi secara keseluruhan, ide ini sangat bagus baginya.

    Supremo MotoGP dari Dorna Sport, Carmelo Ezpeleta menjelaskan bahwa jika semua sirkuit memungkinkan dibuat zona long lap penalty ini, maka itu akan mereka terapkan. Namun jika tidak, maka regulator takkan memaksakan.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id