Safety Riding

    Helm Balap & Helm Biasa, Enaknya Pakai yang Mana untuk Harian?

    Ekawan Raharja - 15 Desember 2019 08:43 WIB
    Helm Balap & Helm Biasa, Enaknya Pakai yang Mana untuk Harian?
    NHK GP-R Tech yang di desain memang untuk balapan MotoGP. Medcom.id/Ahmad Garuda
    Jakarta: Seluruh pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm sebagai salah satu perlengkapan berkendara, baik untuk pergi sehari-hari terlebih lagi jika balapan. Tentu saja untuk helm harian dan helm balap memiliki perbedaan yang cukup signifikan, dan penunggang kuda besi sebaiknya memahami ini.

    Ada beberapa perbedaan antara helm balap dan helm-helm yang biasa dijual di pasaran. Satu perbedaan yang mendasar adalah helm balap semuanya diperhitungkan, mulai dari bagian batok helm, sampai ventilasi untuk mulut sangat diperhatikan desain, fungsi, dan tingkat kenyamanannya.

    Contoh, bagian ventilasi mulut helm balap didesain sedetil-detilnya agar ketika motor balap dipacu di lintasan dengan kecepatan tinggi, angin masuk tidak terlalu signifikan, namun tetap bisa membuat pebalap motor nyaman selama berada di lintasan balap. Contoh lainnya, bagian busa untuk helm balap akan dibuat senyaman mungkin tapi bisa menjamin helm goyang-goyang ketika dipacu di kecepatan tinggi.

    Soal visor atau kacanya pun antara helm balap dan helm biasa. Ketebalan kaca dan kualitas optical visor helm balap biasanya didesain khusus supaya pebalap bisa tetap fokus saat memacu sepeda motor balap di kecepatan sekencang apapun. Untuk tingkat safety, helm balap juga harus lebih aman karena untuk melindungi kepala pebalap sepeda motor yang memacu motornya sampai lebih dari 300 kilometer per jam.

    Pengujian untuk ini akan dilakukan benar-benar detail sehingga aspek keamanan lebih diutamakan, dikutip dari situs resmi Suzuki. Perbedaan terakhir, ada bahan helm balap yang berbahan composite carbon kevlar, sedangkan helm biasa bahannya thermoplastic fiber biasa.

    Lantas untuk pakai harian sebaiknya gunakan yang mana? Helm balap biasanya mengusung model full face dan helm biasa tersedia dengan model half face. Executive Director RSV Helmet, Richard Ryan, menjelaskan sebaiknya untuk harian menggunakan model half face saja.

    "Helm half face memberikan visibilitas yang lebih luas untuk penggunanya, sehingga bisa melihat kondisi sekitar sepeda motor lebih baik. Cuma bila untuk touring atau bepergian jauh, sebaiknya menggunakan full face agar lebih aman," ucap Ricard Ryan beberapa waktu lalu.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id