Waspada Berkendara saat Hujan Baru Turun

    M. Bagus Rachmanto - 23 November 2019 08:05 WIB
    Waspada Berkendara saat Hujan Baru Turun
    Hati-hati berkendaran di kondisi permukaan jalanan yang licin. Medcom.id
    Jakarta: Musim pancaroba atau waktu peralihan dari musim kemarau ke musim hujan telah terjadi di sebagian wilayah di Indonesia. Memasuki musim hujan. Pengendara dituntut ekstra hati-hati ketika menghadapi kondisi jalan yang basah. 

    Jika berkendara sepeda motor maka jangan melupakan soal ban dan hujan. Tidak jarang kita melihat para pengendara justru membetot tuas gas motornya saat hujan gerimis atau hujan baru turun ketika berkendara di jalan raya. Biasanya alasan pengendara ini adalah untuk mencari tempat berteduh dan tidak kebahasan.
     
    Tapi tahukah Anda, bahwa ngebut dalam kondisi jalanan baru diguyur hujan ini, sangat berisiko tinggi? Hal ini diungkapkan langsung oleh HSE dan Training Director Defensive Driving Consulting (JDCC), Jusri Pulubuhu kepada Medcom.id. Ia menegaskan risikonya berkali-kali lebih berbahaya dari pada kondisi trek basah sepenuhnya.

    "Itu banyak dilakukan pengendara di Indonesia. Buru-buru saat hujan mulai turun tanpa mempertimbangkan banyak hal seperti kondisi permukaan jalanan yang licin. Perlu kita ketahui, permukaan aspal kalau baru diguyur air hujan itu cenderung lebih licin, karena minyak aspal belum tersapu sepenuhnya dari kondisi kering. Hal ini sangat berisiko jika bikers justru ngebut," ujar Jusri di Jakarta, beberapa waktu lalu.
     
    Ia melanjutkan bahwa ada baiknya kalau berada dalam kondisi seperti itu, pengendara lebih waspada. Tidak lantas membetot tuas gas dan membuat cara berkendara yang lebih agresif. Mencari tempat berteduh untuk sekadar menggunakan jas hujan itu memang cara yang paling benar, tapi wajib memperhatikan permukaan jalanan.

    "Kalau sudah basah sekalian dan diguyur hujan beberapa saat, biasanya tingkat grip ban mulai lebih baik. Karena minyak-minyak aspal yang awalnya naik mulai terbawa oleh air."

    Cara terbaik untuk menghindarinya adalah dengan menepi atau menunggu hujan turun dulu. Tapi kalau sudah terlanjur di jalan dan tidak bisa menepi, kendarailah motor dengan hati-hati dan jangan ngebut saat hujan baru turun.

    Selain itu Jusri juga menyarankan bagi pengendara yang berada di kota-kota besar seperti Jakarta, menjaga volume bahan bakar di tangki motor saat pulang kerja dan dalam kondisi hujan ditambah macet. Mengingat ini biasanya jadi biang masalah. "Kalau tangki bensin penuh, kan tidak was-was lagi."
     
    Jadi, selamat berkendara, jangan lupa tetap menjunjung tinggi cara-cara yang aman untuk berkendara.
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id