Trik Mencegah Sakit Tulang Belakang Bagi Pengendara

    M. Bagus Rachmanto - 14 November 2019 10:01 WIB
    Trik Mencegah Sakit Tulang Belakang Bagi Pengendara
    Terlalu lama berkendara ternyata meningkatkan terkena low back pain. DAM
    Jakarta: Banyak pengendara sepeda motor yang sering merasakan nyeri pada tulang belakang. Bila itu terjadi, maka mereka sedang terkena Musculosceletal Pain.
     
    Dr. Nandika Nurfitria, Internship RSUD dr Sayidiman Magetan, menjelaskan bahwa nyeri pada tulang belakang lazim dialami oleh pengendara motor. Bahkan angka persentase kemungkinan pengendara sepeda motor terkena cidera ringan ini terbilang cukup tinggi.
     
    "Kalau Musculosceletal Pain tadi insidensinya sampai 89,3 persen pengendara bisa mengalami Musculosceletal Pain minimal sekali dalam kurun waktu setahun," terang Nandika saat dihubungi melalui pesan singkat beberapa waktu lalu.
     
    Wanita energik ini juga menambahkan bahwa gejala cidera yang sering disebut juga low back pain ini akan merasakan nyeri di bagian belakang badan. Nyeri sendiri akan terasa mulai dari belakang kepada sampai tulang ekor, terutama pada bagian ekor.
     
    "Menurut penelitian, low back pain ini terjadi pada pengendara yang terlalu lama berkendara. Lamanya 28 jam per minggu itu saja sudah banyak yang merasakan nyeri," lanjutnya.
     
    Akibat dari terlalu banyak duduk di motor, maka pengendara akan terpapar dengan getaran kendaraan yang berlebih. Sehingga nyeri pada tulang belakang bisa saja terjadi. Tidak hanya itu saja, posisi berkendara yang tidak benar pun ternyata dapat menyebabkan low back pain.
     
    Jadi, jangan terlalu lama berkendara dengan sepeda motor. Lekas beristirahat jika badan sudah merasakan pegal ataupun letih.
     
    Tak berbeda jauh dengan biker, seperti dilansir Telegraph, empat dari lima orang pengemudi mobil mengeluhkan nyeri di bagian punggung bawah. Sederet ahli tulang atau osteopati berusaha mengetahui posisi duduk serta kebiasaan buruk pengemudi. Setelah ditelisik, osteopati menemukan fakta para pengemudi kerap terburu-buru sehingga tidak mengatur posisi duduk dengan baik dan benar.
     
    Menurut eneliti dari British Chiropractic Association, Rishi Loatey, kondisinya makin parah lantaran struktur jok yang salah. "Masalahnya adalah mobil dirancang untuk massal pada saat ini. Padahal bentuk dan ukuran tiap pengemudi berbeda," ujarnya.

    Sebenarnya tak perlu menunggu produsen mobil menciptakan jok yang nyaman. Dengan mobil yang saat ini sudah beredar, Anda sudah bisamengatur posisi duduk mengemudi yang baik dan benar. Berikut ini beberapa tips dari guru safety driving sekaligus pereli nasional, Rifat Sungkar.

     Empat dari lima pengemudi mengeluhkan nyeri di tulang punggung belakang, salah satu alasannya adalah posisi mengemudi yang salah. MTVN/CDX

    1. Posisi Duduk
    Perhatikan posisi kaki ketika pertama kali duduk. Pastikan kaki pengemudi dapat menjangkau pedal kopling secara penuh jika menggunakan mobil manual. Pastikan pula kaki dapat menekan penuh pedal rem.
     
    Setelah itu, atur posisi sandaran punggung. Letakkan salah satu tangan di titik 12 pas setir dan posisi tangan lurus dengan bahu. Setelah itu, posisi sandaran menempel dari punggung bawah sampai atas dan headrest menempel di kepala.
     
    Setelah dapat posisi jok yang sesuai, atur posisi tinggi jok. Ini dilakukan jika ketinggian jok bisa diatur. Pastikan pengemudi mendapatkan pemandangan yang maksimal saat mengemudi, yakni tidak terhalang dashboard atau setir.
     
    2. Posisi Tangan di Setir
    Letakkan tangan di area jam 9-3 atau 10-2 di lingkar kemudi. Posisi tangan di area 9-3 lebih dianjurkan karena jari-jari tangan masih bisa menjangkau tombol ataupun tuas yang ada di setir.
     
    3. Posisi Kaki
    Posisi kaki terbaik adalah kaki kanan tegak lurus di pedal. Sedangkan untuk miring ke kanan, dapat menyentuh pedal gas dengan tumit tetap menempel lantai mobil.
     
    Ketika mengendarai mobil manual, biasakan kaki kiri ada di foot rest alias tidak ditempelkan di pedal kopling. Sedangkan saat mengendarai mobil matic,kaki kiri hanya berada di foot rest. Dengan begitu, kaki kanan yang bekerja untuk menekan pedal rem dan gas.
     
    Beragam cara itu membuat Anda duduk dengan benar ketika mengemudi. Alhasil, nyeri tulang yang biasanya dialami oleh banyak orang bisa Anda hindari.
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id