Sepeda Listrik

    Perancis Perketat Aturan Sepeda Listrik dan Sistem Denda

    M. Bagus Rachmanto - 15 Maret 2020 14:54 WIB
    Perancis Perketat Aturan Sepeda Listrik dan Sistem Denda
    Sepeda listrik perlu mendapat perhatian soal keselamatan di jalan raya. Carscoops
    Perancis: Kendaraan ramah lingkungan jadi fokus produsen otomotif dunia dalam mengembangkan dan menciptakan kendaraan masa depan. Energi listrik pun jadi pilihan untuk tenaga penggerak mobil dan motor. Termasuk sepeda listrik yang booming di Eropa daratan, dan diperkirakan akan bersaing dengan sepeda konvensional.

    Menarik, kehadiran sepeda listrik (e-bike) bukan tanpa hambatan, terlebih regulasi atau kebijakan di masing-masing negara akan sepeda listrik berbeda. Di Perancis, memodifikasi sepeda listrik tidak sesuai aturan bisa kena hukuman atau denda.

    Dilaporkan Carscoops, belum lama ini Perancis telah memberlakukan undang-undang baru yang mengatur perturan lalu lintas.

    Dikatakan, bahwa siapa pun yang kedapatan mengubah setingan kecepatan di e-bike yang melebihi 25 km per jam (15,5 mph), akan didenda sebesar USD33.433 atau sekitar Rp489.696.494.

    Selain denda, mereka yang ketahuan mengubah setingan e-bike juga akan terkena pengurangan tiga poin pada SIM mereka, dan dapat menghadapi hukuman penjara selama satu tahun.

    Undang-undang baru tidak hanya berlaku untuk pemilik e-bike pribadi atau perorangan. Peraturan ini juga berlaku untuk toko sepeda dan pabrikan. Jika ada yang kedapatan mencoba menjual peralatan penyetelan atau menjual e-bike yang dimodifikasi, mereka juga dapat didenda USD33.433 (Rp489.696.494) dan sanksi penjara selama dua tahun. 

    Meski begitu kecil kemungkinan hukuman ini akan diberlakukan, karena diyakini pembuatan undang-undang ini sebagai cara untuk mencegah agar orang tidak mengubah setingan kecepatan e-bike mereka yang bisa membahayakan keselamatan. 

    Tak hanya itu, produsen sepeda listrik di seluruh Eropa juga menciptakan alat untuk mencegah orang mengubah setingan kecepatan. Bosch baru-baru ini memperkenalkan teknologi anti-tuning pada sistem motor 2020-nya. Jika sensor mendeteksi bahwa sepeda listrik telah disetel, kode kesalahan akan ditampilkan dan sepeda listrik akan kembali ke tingkat daya normal. Jika sistem mendeteksi kesalahan tiga kali, sepeda listrik akan mati sepenuhnya dan diler perlu mendiagnosis masalah tersebut.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id