Modifikasi Motor

    Modifikasi Kawasaki Vulcan S Bergenre Cafer Racer

    M. Bagus Rachmanto - 16 Juli 2020 11:41 WIB
    Modifikasi Kawasaki Vulcan S Bergenre Cafer Racer
    Bentuk cruiser bawaan sudah tak berbekas sama sekali. Bike Shed
    Paris: Beragam merek motor dengan hasil akhir karya modifikasi yang mengagumkan terlahir dari bengkel-bengkel kenamaan. Modifikasi di sini bukanlah penggunaan aksesoris saja, tapi modifikasi ekstrim yang sama saja membangun ulang sebuah motor baru, bermodalkan mesin dan rangka satu jenis motor sebagai basis awalnya.
     
    Dilansir Bike Shed, salah satu karya tersebut adalah karya dari MRS Oficina, milik modifikator bernama Mario. Motor ini jadi karya seni yang menggunakan tangki Honda CB750 berbahan karbon.

    Tidak hanya tangki, tapi juga bagian motor lainnya secara general. Modifikator yang tinggal di Paris, Perancis ini membuat, mendesain dan meracik yang dia bisa sesuai dengan sketsa buatannya.
    Kawasaki Vulcan S Transformasi ke Genre Cafer Racer
    Menggunakan basis Kawasaki Vulcan S pun jadi ide tak biasa, karena merubah sebuah cruiser menjadi cafe racer bukanlah pekerjaan mudah. Rangka banyak dipotong, dirakit ulang dan pastinya harus menemukan titik keseimbangan agar motor ini tetap nyaman dikendarai.
     
    Bentuk yang menarik dengan desain yang terlihat simpel namun berkelas. Buritan belakang seakan-akan melayang, posisi terbelekang bodi pun hanya separuh dari lingkar roda belakang.

    Pipa-pipa tubular yang menjadi sasis dan dudukan mesin dibiarkan terlihat, seakan-akan menonjolkan otot-ototnya. Posisi suspensi belakang tak berubah, masih berada di sisi kanan alih-alih memindahkannya ke tengah.
    Kawasaki Vulcan S Transformasi ke Genre Cafer Racer 
    Posisi setang motor dibuat rendah untuk membuat posisi rangka jadi lebih miring ke depan. Suspensi depan dinaikkan 20 mm. Hasilnya posisi riding akan merunduk, alasannya karena Mario ingin menguatkan semangat dari menunggangi motor ini ketimbang kenyamanan.
     
    Terakhir, pelek casting wheel bawaan harus digusur dengan pelek jari-jari berbahan stainless. Ban slick dari Pirelli membungkus pelek tersebut. Kesan balap pun terlihat makin kental.
     
    Kesimpulannya adalah sang modifikator memanfaatkan posisi rangka standar dan juga mesin standar dengan cara yang tak pernah dipikirkan banyak orang. Yaitu motor cruiser yang berubah jadi cafe racer dengan posisi rangka condong ke depan. Sehingga suspensi depan terlihat lebih tegak dan jok jadi terangkat. Konsep ini terbilang mudah, ketimbang membangun dari awal rangka dengan menggunakan mesin yang sama.

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id