Lalu Lintas

    54 Ribu Kendaraan Masuk Jakarta Saat Arus Balik Libur Tahun Baru

    Ekawan Raharja - 06 Januari 2020 15:45 WIB
    54 Ribu Kendaraan Masuk Jakarta Saat Arus Balik Libur Tahun Baru
    Jasa Marga bahkan merilis data bahwa puncak arus balik libur tahun baru menyentuh 54 ribu kendaraan. Jasa Marga

    Cikampek: Libur tahun baru sudah usai dan Jabodetabek kembali didatangi oleh penduduknya yang siap untuk kembali bekerja. Jasa Marga bahkan merilis data bahwa puncak arus balik libur tahun baru sudah menyentuh 54 ribu kendaraan.

    Perusahaan operator jalan tol tersebut mencatat sebanyak 54.837 kendaraan melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama dari arah Jalan Tol Trans Jawa menuju Jakarta pada hari H+4 Minggu (05/01) perayaan Tahun Baru 2020.


    Jumlah ini meningkat 45.2 persen dibandingkan lalu lintas harian normal sebanyak 37.765 kendaraan. Angka ini tercatat sebagai puncak arus balik libur tahun baru setelah sebelumnya Jasa Marga mencatat 1 Januari 2020 sebagai puncak arus balik libur tahun baru dengan 53.331 kendaraan.

    Selain itu, Jasa Marga juga mencatat lalu lintas tertinggi yang melintasi GT Cikampek Utama kemarin (05/01) adalah pada pukul 17.00-18.00 WIB yang mencapai 3.450 kendaraan. Pada H+5 Tahun Baru 2020 atau hari Senin (06/01), sampai pukul 12.20 WIB, kondisi Jalan Tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar di kedua arah dengan antrian 5 -10 kendaraan di GT Cikampek Utama.

    Meski kini arus lalu lintas sudah kembali norma, para pengguna jalan diharapkan tetap berhati-hati selama perjalanan. Terlebih cuaca hujan di sejumlah wilayah akan sedikit banyak mempengaruhi kondisi lalu lintas saat diguyur hujan.

    Oleh karena itu, selalu pastikan jarak aman antar kendaraan selalu dijaga agar menghindari tabrakan beruntun akibat jalanan yang licin dan jarak pandang yang terbatas. menurut teori defensive driving, jarak aman mobil pengemudi dengan mobil yang berada di depannya adalah 3 detik.

    Mengapa menggunakan hitungan waktu dibandingkan dengan jarak dalam meter? Terdapat dua alasan dalam pemilihan menghitung jarak menggunakan hitungan waktu karena waktu relatif lebih mudah disesuaikan dengan kecepatan kedua mobil. Alasan kedua adalah ketika Anda melakukan rem, proses pengereman dengan keamanan dan kenyamanan bagi pengendara membutuhkan waktu selama 3 detik.





    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id