Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Gratis Selama Libur Akhir Tahun

    M. Bagus Rachmanto - 13 Desember 2019 12:46 WIB
    Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Gratis Selama Libur Akhir Tahun
    Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek. Jasmar
    Jakarta: Setelah diresmikan Presiden Joko Widodo kemarin, Kamis (12/12/2019), operasional Jalan tol Tol Layang Jakarta-Cikampek tinggal menghitung hari, setelah penyempurnaan dan finishing minor. . 

    Jalan layang terpanjang di Indonesia tersebut akan segera beroperasi tanpa tarif dalam waktu dekat hingga selesainya libur Natal 2019 dan tahun baru 2020. Hal ini guna mendukung kelancaran arus lalu lintas pada periode libur akhir tahun.

    Meski sudah diresmikan hari ini, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) belum bisa dilewati oleh umum karena masih ada pekerjaan finishing minor. Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) baru akan dibuka untuk umum dalam waktu dekat tanpa dikenakan tarif.

    “Beroperasi tanpa tarif hingga selesainya libur Nataru, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dapat menjadi jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang hendak ke Cikampek atau Bandung sekaligus dapat memecah konsentrasi kepadatan yang kerap terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting,” kata Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani dalam ketarangan persnya.

    Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan, diharapkan dengan selesainya Jakarta-Cikampek II (Elevated) ini, persoalan kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting tidak terjadi lagi. 

    “Saya berikan penghargaan untuk selesainya pekerjaan jalan tol ini. Saya paham pengerjaannya sangat rumit dikarenakan posisi proyek yang ada di tengah lalu lintas sangat padat,” ujar Joko Widodo.

    Selain itu, tambahnya, ada pula pengerjaan proyek-proyek lainnya, seperti pembangunan LRT dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Dengan adanya Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) ini, Ia mengharapkan, dapat mengurangi kepadatan sebanyak 30% dari Lalulintas Harian Rata-Rata (LHR) Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting yang berkisar 200 ribu unit kendaraan per hari. Berkurangnya kepadatan ini juga sekaligus dapat mengurangi biaya BBM para pengguna jalan.

    Pada kesempatan sama, Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dapat diakses melalui dua pintu masuk dan keluar, yakni Simpang Susun (SS) Cikunir dan Karawang Barat. 

    Jalan Tol Layang Japek sepanjang 38 Km ini berada tepat di sebagian ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500). Untuk saat ini, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) hanya untuk kendaraan tujuan jarak jauh, khusus untuk kendaraan golongan I non bus dan non truk. 



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id