Mobil Baru

    All New Jazz di Eropa Gunakan Teknologi F1, Apa Kelebihannya?

    Ekawan Raharja - 26 Juni 2020 10:09 WIB
    All New Jazz di Eropa Gunakan Teknologi F1, Apa Kelebihannya?
    Menariknya teknologi hybrid di All New Honda Jazz mengambil dari mobil F1. Honda
    Tokyo: Honda sudah memperkenalkan All New Jazz di ajang Tokyo Motor Show 2019 lalu. Kini mereka berencana untuk memperkenalkan mobil tersebut di Eropa, namun dengan teknologi baru yang disesuaikan untuk pasar Eropa dan mengadopsi teknologi dari Formula One (F1).

    Rencananya pabrikan asal Jepang itu akan memperkenalkan versi hybrid di Benua Biru. Menariknya teknologi hybrid, kombinasi mesin pembakaran dalam (internal combustion engine/ICE) dengan motor listrik, yang digunakan mengambil dari mobil F1.

    Teknologi ini akan diberi kode e:HEV dengan mengadopsi keahlian mereka dalam merancang Hybrid Power Unit (PU) ke dalam sistem hybrid terbarunya. Teknologi hybrid yang diadopsi sudah teruji dengan membantu tim Aston Martin Red Bull Racing dan Scuderia Toro Rosso meraih tiga kali kemenangan dan enam podium.

    Di ajang balap jet darat, Jenama asal Jepang ini menawarkan mesin  1.600 cc dengan enam silinder dan internal combustion engine, serta dikombinasikan dengan Energy Recovery System. Sistem hybrid yang ada memungkinkan energi untuk didaur ulang dari pengereman dan gas buang, guna memberikan tenaga tambahan yang dapat menambah kecepatan mobil dan mengurangi gejala lag atau kurang responsif di mobil.

    “Di sepanjang balap F1, tim kami dengan cermat telah mengukur berapa banyak bensin yang dikonsumsi agar dapat mengikuti ketentuan dari penyelenggara balap. Namun ada beberapa situasi dimana kami berharap dapat menggunakan lebih banyak bahan bakar untuk meningkatkan performa atau situasi sebaliknya dimana kami ingin menghemat lebih banyak bahan bakar, misalnya saat mobil kami sedang berjalan dibelakang safety car. Di mesin e:HEV yang kami rancang, kami mengaplikasikan pengalaman dari ajang balap untuk memastikan mesin ini dapat menghasilkan tenaga yang besar dengan rasio efisiensi bahan bakar terbaik di mode berkendara apapun,” ucap Head of PU Development Honda, Yasuaki Asaki, melalui keterangan resminya.

    Sepanjang balapan, insinyur Honda di ajang F1 secara konsisten mengevaluasi rasio energi yang berhasil di daur ulang dan digunakan dalam sistem hybrid untuk menciptakan performa yang optimal. Pengalaman membangun mesin hybrid dengan efisiensi tinggi dan tenaga besar, kemudian menginspirasi mereka untuk membuat mesin e:HEV di All New Jazz.

    Dengan menggunakan sistem e:HEV, mesin hybrid akan mendaur ulang energi dan memanfaatkannya untuk mengisi baterai dan menciptakan tenaga yang lebih besar. Mesin tersebut terdiri dari dua buah komponen motor elektrik yang terhubung dengan mesin 1.5L DOHC i-VTEC, sebuah baterai lithium-ion, dan sebuah transmisi fixed-gear melalui intelligent power control unit yang bekerja secara berkesinambungan untuk memberikan respon yang cepat dan halus.

    Untuk menciptakan pengalaman berkendara yang menyenangkan dengan efisiensi bahan bakar yang optimal, sistem canggih e:HEV akan mengatur pergantian secara otomatis diantara tiga mode;
    1. EV Drive: baterai lithium-ion menyalurkan energi listrik ke motor penggerak secara langsung.
    2. Hybrid Drive: mesin bekerja dengan menyalurkan energi ke generator listrik, yang kemudian disalurkan ke motor penggerak listrik.
    3. Engine Drive: mesin berbahan bakar bensin terhubung langsung ke roda melalui lock-up clutch dan daya gerak ditransmisikan secara langsung dari mesin ke roda.

    Mayoritas situasi berkendara di perkotaan, efisiensi bahan bakar yang optimal diraih melalui transisi diantara EV Drive dan Hybrid Drive. Untuk berkendara di jalan tol, mode Engine Drive digunakan untuk mensuplai lebih banyak tenaga dan menambah kecepatan.

    Sedangkan di jalan umum, mobil akan menggunakan mode Hybrid Drive dimana tenaga berlebih dari mesin berbahan bakar dapat didaur ulang untuk mengisi daya baterai melalui generator. EV Drive juga bekerja saat mobil melambatkan kecepatan, dengan mengumpulkan lebih banyak energi saat menginjak pedal rem secara berkelanjutan untuk mengisi daya baterai.

    Dibandingkan penggunaan transmisi konvensional, All New Jazz kini dilengkapi transmisi Electronically Controlled Continuously Variable Transmission (eCVT) dengan single-fixed gear untuk menciptakan koneksi secara langsung diantara beberapa komponen. Hal ini menghasilkan torsi yang halus dan responsif saat berakselerasi di semua mode berkendara.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id