Jalan Tol Harus Layak & Memiliki Aspek Berkeselamatan

    Ekawan Raharja - 26 November 2021 14:00 WIB
    Jalan Tol Harus Layak & Memiliki Aspek Berkeselamatan
    Suasana jalan tol. Jasa Marga



    Jakarta: Kecelakaan di jalan tol kerap terjadi di Indonesia dan menimbulkan korban jiwa hingga material. Tentu banyak hal yang bisa menyebabkan kecelakaan, mulai dari kondisi jalan tol hingga kondisi pengemudi.
     
    Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga, Atika Dara Prahita, menegaskan jalan tol yang dioperasikan oleh Jasa Marga diklaim aman untuk digunakan oleh masyarakat dalam bepergian. Seluruh jalan tol yang dioperasikan sudah melalui serangkaian uji coba dan memiliki aspek berkeselamatan.
     
    “Ruas jalan tol Grup Jasa Marga sudah menerapkan konsep jalan berkeselamatan, tidak hanya melalui uji laik fungsi jalan yang dilakukan sebelum jalan dioperasikan. Jasa Marga juga menjadi Badan Usaha Jalan Tol Pertama yang memperoleh sertifikat Star Rating iRAP untuk ruas jalan tol Jagorawi dan Cipularang dan mencapai target yang ditentukan oleh UN’s Sustainable Development Goals, yaitu memperoleh star rating 3 atau lebih," ungkap Atika melalui keterangan resminya.
     
    Atika mengatakan jalan tol sebagai infrastruktur jalan berkeselamatan harus memenuhi standar yang terdiri dari 3 konsep, yang pertama forgiving road yaitu infrastruktur dan sarana perlengkapan jalan yang diimplementasikan untuk mengurangi fatalitas apabila terjadi kecelakaan. Selanjutnya ada self explaining artinya sarana perlengkapan jalan yang dipasang dapat menjelaskan geometrik jalan serta arah yang dapat dituju di jalan tol. Terakhir, self enforcement berupa penerapan teknologi, fasilitas, dan sarana perlengkapan jalan untuk mengatur pengemudi berkendara sesuai ketentuan yang berlaku.
     

    Kecelakaan Banyak Terjadi Karena Kesalahan Penggunanya

    Director of Training & Campaign Indonesia Road Safety Partnership, Eko Reksodipuro, mengatakan sebagian besar kecelakaan dikarenakan oleh pengguna jalan itu sendiri. Hal ini sebagai akibat dari pengetahuan dasar tentang berkendara yang aman itu masih sangat minim. Ia juga menambahkan, penyumbang angka kecelakaan terbanyak ada di usia produktif, yang diakibatkan oleh kondisi emosi saat berkendara yang belum stabil.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id