Mobil Mewah

    Beli Mobil Mewah di Dealer Resmi & IU, Bespoke atau Cepat?

    Ekawan Raharja - 10 September 2020 16:00 WIB
    Beli Mobil Mewah di Dealer Resmi & IU, Bespoke atau Cepat?
    Dealer resmi Porsche biasanya menawarkan personalisasi mobil kepada konsumen mereka sebelum membeli. Medcom.id/Ekawan Raharja
    Jakarta: Sejumlah mobil mewah yang ada di Indonesia bisa didapatkan di berbagai lokasi, baik melalui dealer resmi atau dealer importir umum (IU). Meski demikian, kedua dealer ini memiliki perbedaan dan karakteristik yang bisa menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin menambah koleksi mobil di garasi.
     
    Public Relations and Digital Marketing Porsche Indonesia, Ulima Rahma Dynda, menjelaskan konsumen bisa memilih untuk membeli di dealer resmi atau importir umum apabila mobil tersebut ditawarkan. Tetapi ketika membeli mobil di dealer resmi, konsumen bisa mendapatkan bespoke (personalisasi) yang disesuaikan dengan keinginannya.
     
    "Pembelian Porsche di dealer resmi, konsumen bisa personalisasi mobilnya sesuai dengan keinginannya. Sehingga bisa dibilang tidak ada mobil milik kami yang 100 persen sama spesifikasinya, meski modelnya sama, karena personalisasinya berbeda-beda," ungkap wanita yang akrab disapa Adyn Rabu (9/9/2020) di Sentul City Bogor.
     
    Sebagai imbasnya personalisasi ini akan membutuhkan waktu pengerjaan karena mobil diproduksi sesuai dengan pesanan dan menunggu antrian jadwal produksi dengan estimasi waktu sekitar 6 bulan. Dari sisi ini biasanya dealer importir umum menawarkan mobil yang sudah tersedia dan bisa langsung dibawa pulang.
     
    "Kalau di dealer importir umum, meski sama-sama Porsche, hanya menawarkan mobil yang sudah tersedia di dealer saja dan tidak bisa dipersonalisasi sesuai dengan keinginan konsumennya. Ada konsumen yang inginkan mobil baru dan dia ingin yang pertama kali mengendarainya di jalanan, maka mereka bisa membelinya di importir umum karena unitnya misalkan sudah tersedia."
     
    Pihak Porsche sebenarnya bisa-bisa saja menerima personalisasi mobil konsumen setelah mobil tersebut jadi dan digunakan. Namun untuk personalisasinya akan sangat terbatas dan disesuaikan dengan spesifikasi yang ada.
     
    "Tetapi biasanya konsumen kami jangan ada yang melakukan personalisasi setelah membelinya karena mereka ingin mempertahankan khas Jermannya. Kalau personalisasi dilakukan setelah membelinya, maka akan ada campur tangan di sini."


    (ACF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id