Mobil Listrik

    Pengurusan STNK Kendaraan Listrik Tidak Ribet

    Ekawan Raharja - 01 Oktober 2020 16:00 WIB
    Pengurusan STNK Kendaraan Listrik Tidak Ribet
    STNK mobil listrik. Medcom.id/Ekawan Raharja
    Jakarta: Hingga sekarang ini masih banyak masyarakat yang khawatir dengan mobil listrik, termasuk mengenai pengurusan dokumennya. Masyarakat seharusnya tidak perlu khawatir karena pengurusan dokumen kendaraan listrik ini tidak berbeda dengan mengurus kendaraan biasanya.
     
    Kepala Seksi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Martinus Aditya, menjelaskan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai pengurusan surat-surat kendaraan listrik, khususnya dalam mengurus Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Dia mengklaim tidak ada perbedaan dan keistimewaan dalam pengurusan STNK kendaraan listrik.
     
    "Penerbitan surat-suratnya. Tidak ada sih, sama saja. Selama persyaratan juga terpenuhi lengkap, proses berjalan sebagaimana proses pendaftaran kendaraan yang lainnya,” ungkap Kompol Martinus Aditya Rabu (30/9/2020) di Samsat Polda Metro Jaya.
     
    Dia menekankan seluruh kendaraan bermotor yang ada di Indonesia ini harus didaftarkan. Hal ini mengacu kepada Pasal 64 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
     
    Kemudian peraturan ini dipertegas melalui PP 55 tahun 2012 Tentang Kendaraan. "Setiap Kendaraan yang dioperasikan di jalan harus memenuhi persyaratan teknis, yang salah satunya terdiri atas susunan," Pasal 6 PP 55 tahun 2012.
     
    Kemudian dijelaskan dalam Pasal 7 huruf b bahwa yang dimaksud susunan dalam Pasal 6 ayat (2) huruf a, salah satunya adalah motor penggerak. Sedangkan berlanjut ke Pasal 12 ayat 1 bahwa Motor penggerak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf b meliputi motor bakar; motor listrik; kombinasi motor bakar dan motor listrik.
     
    Secara keseluruhan, STNK mobil listrik tidak jauh berbeda dengan mobil umumnya. Hal ini pernah dibuktikan oleh Medcom.id dengan melihat STNK milik Hyundai Ioniq produksi 2019, dan didaftarkan pada tahun 2020.
     
    Hal yang paling berbeda dari STNK ini adalah isi silinder diisi dengan kode 00100, sedangkan keterangan bahan bakar diisi dengan Listrik. Kemudian melihat lembar lima tahunannya, untuk nomor mesin kemungkinan besar diisi dengan nomor motor listrik sebagai sumber penggeraknya.
     
    STNK mobil biasa keterangan isi silinder diikuti dengan kubikasi mesin (cc mesin) dan bahan bakar menyesuaikan antara bensin atau solar. Sedangkan untuk nomor mesin tentu menyesuaikan nomor yang tertera di blok mesin.

    (ERA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id