Industri Otomotif

    Harga Mobil Baru Batal Turun, Usulan Pajak 0% Ditolak

    Ekawan Raharja - 19 Oktober 2020 17:00 WIB
    Harga Mobil Baru Batal Turun, Usulan Pajak 0% Ditolak
    Menteri Keuangan juga menegaskan kalau pemerintah tetap juga akan memberikan insentif kepada industri namun untuk secara keseluruhan. Seven Events
    Jakarta: Bagi para calon pembeli mobil baru yang menantikan realisasi pajak 0 persen harus gigi jari sekarang ini. Usulan tersebut secara resmi kini sudah gagal terjadi dan harga mobil baru pun urun turun.

    Menteri Keuangan, Sri Mulyani, akhirnya menegaskan bahwasanya usulan pembebasan pajak mobil baru ditolak. Bahkan sejak awal Sri Mulyani tampaknya tidak memiliki rencana memberikan relaksasi pajak untuk pembelian mobil baru di masa pandemik sekarang ini.

    "Kita tidak pertimbangkan saat ini untuk berikan pajak mobil baru sebesar 0 persen seperti yang disampaikan oleh industri dan Kemenperin (Kementerian Perindustrian)," ungkap Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual mengenai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) pada Senin (19/10/2020) melalui Youtube.

    Menteri Keuangan juga menegaskan kalau pemerintah tetap juga akan memberikan insentif kepada industri namun untuk secara keseluruhan. "Setiap insentif yang diberikan kita akan evaluasi lengkap sehingga kita jangan berikan insentif di satu sisi yang berikan dampak negatif ke kegiatan ekonomi lain."

    Usulan pajak 0 persen untuk mobil baru ini awalnya dicetuskan oleh Kemenperin dengan memangkas pajak kendaraan bermotor (PKB). Upaya ini diharapkan dapat menstimulasi pasar sekaligus mendorong pertumbuhan sektor otomotif di tengah masa pandemi Covid-19.

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id