Industri Otomotif

    Target Pemerintah untuk Mobil Listrik, 400 Ribu Unit Per Tahun

    Ekawan Raharja - 16 November 2020 09:00 WIB
    Target Pemerintah untuk Mobil Listrik, 400 Ribu Unit Per Tahun
    Bila alokasi produksi diambil 20 persen dalam setahun, maka industri bisa memproduksi 400 ribu kendaraan listrik. Medcom.id/Ekawan Raharja
    Jakarta: Pemerintah semakin serius dalam menyusun jalan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Bahkan para produsen kendaraan bermotor roda empat dan lebih ditargetkan untuk membuat 400 ribu unit kendaraan listrik per tahun.
     
    Hal ini sudah tertuang dalam peta jalan industri otomotif nasional dalam pengembangan kendaraan listrik. Peta jalan ini dirancang dan sudah disahkan oleh Kementerian Perindustrian yang disesuaikan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019.
     
    Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazier, mengutip salah satu isi dari peta jalan tersebut soal kuota produksi kendaraan bermotor dalam waktu lima tahun ke depan. Disebutkan 20 persen dari total produksi mobil di Indonesia masuk ke dalam kategori kendaraan ramah lingkungan.
     
    "Pada tahun 2025, 20 persen dari produksi otomotif nasional sudah berbasis LCEV baik mobil listrik, strong hybrid, dan mild hybrid," jelas Taufiek Bawazier melalui diskusi virtual.
     
    Dia melihat di tahun 2025, total produksi kendaraan bermotor di Indonesia bisa mencapai 2 juta unit per tahun. Bila alokasi produksi diambil 20 persen dalam setahun, maka industri bisa memproduksi 400 ribu kendaraan listrik.

    Halaman Selanjutnya
      Taufiek menilai langkah ini…
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id