Adaptasi Cepat di Dakar Rally 2020, Alonso: Mulai Nyaman

    Ekawan Raharja - 14 Januari 2020 13:20 WIB
    Adaptasi Cepat di Dakar Rally 2020, Alonso: Mulai Nyaman
    Catatan di klasemen sementara Fernando Alonso di Dakar Rally 2020 juga tidak terlalu buruk di posisi ke-13 dari 50 peserta yang tersisa. DPPI Media
    Wadi Al Dawasir: Etape kedelapan Dakar Rally 2020 menjadi catatan termanis sejauh ini bagi pendatang baru Fernando Alonso karena finis sebagai pemenang kedua. Mantan juara Formula One (F1) ini mengakui mulai nyaman sebagai pereli, khususnya di ajang Dakar Rally yang merupakan reli paling ganas.

    Di Etape kedelapan mengitari Wadi Al Dawasir dengan jarak tempuh 473 kilometer, pereli asal Spanyol itu menghabiskan waktu 3 jam 52 menit 27 detik untuk merampungkan reli. Catatan ini cukup baik karena dia berhasil menjadi yang tercepat kedua, kalah selisih waktu 4 menit 4 detik dengan Mathieu Serradori sebagai pemimpin etape kedelapan.

    Catatan di klasemen sementara Fernando Alonso di Dakar Rally 2020 juga tidak terlalu buruk di posisi ke-13 dari 50 peserta. Selain itu, bagi pereli yang baru masuk pertama kali ke Dakar Rally, selisih waktu dengan pemimpin klasemen Carlos Sainz cukup tertinggal jauh 3 jam 10 menit 51 detik

    Diakui performa terbaiknya sekarang ini karena dia merasa mulai nyaman dengan reli yang berlangsung. Selain itu, lintasan kali ini juga tidak banyak membuat masalah dengannya sehingga dia bisa melaju dengan kencang dan memberikan hasil yang cukup baik.

    "Aki kira gunung pasir lebih sulit dari lintasan, tetapi entah bagaimana aku merasa lebih nyaman. Aku datang dari daerah yang tidak memiliki gunung pasir, tetapi aku bisa mendapati ritme yang baik dan mengalir di gunung pasir. Aku sangat menikmati pekan kedua Dakar kali ini," ungkapnya disitat dari situs resmi Dakar.

    Dakar Rally 2020 juga menjadi tantangan baru bagi semuanya karena kali ini baru pertama kali diselenggarakan di Arab Saudi, meninggalkan Afrika karena kondisi keamanan yang kurang baik dan berganti dari Amerika Selatan. Berpindahnya lokasi jelas memberikan tantangan bagi semua peserta karena ini adalah daerah baru yang mereka rasakan selama reli berlangsung.

    Alonso sempat merasakan kerasnya alam Arab Saudi, tepatnya di etape kedua mobil yang dikendalikannya rusak parah sehingga harus kehilangan waktu cukup banyak. Namun perlahan-lahan, pereli asal Spanyol ini mulai menunjukan performa yang baik dan konsisten, dan hasil terbaik saat ini adalah finis di urutan kedua etape kedelapan Dakar Rally 2020.

    Kini dia harus menatap etape kesembilan, dari Wadi Al Dawasir menuju Haradh sejauh 410 kilometer. Bisakah Alonso kembali menunjukan performa terbaiknya bersaing di papan atas?



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id