Aksesoris Otomotif

    ICE-µ Serius Garap Pasar Retail Kaca Film di Indonesia

    Ahmad Garuda - 08 Januari 2020 07:38 WIB
    ICE-µ Serius Garap Pasar Retail Kaca Film di Indonesia
    Kaca film Konica Minolta lewat brand ICE-µ pasang komitmen besar untuk segmentasi pasar aftermarket. medcom.id/Ahmad Garuda
    Jakarta: ICE-µ adalah salah satu produk kaca film yang mulai tenar di Indonesia berkat kehadirannya bersama Mitsubishi Xpander di akhir 2017. Meski cukup diuntungkan lantaran masuk sebagai Original Equipment Manufacturer (OEM), namun mereka rupanya tak berdiam diri dan pasrah.

    Kaca film asal Jepang yang diproduksi oleh Konica Minolta ini pun semakin mempertajam segmentasil retailnya. Artinya segmen aksesoris aftermarket pun menjadi hal yang cukup besar bagi mereka. Hal itu mereka buktikan dengan cara membangun sebuah training centre dan workshop di bilangan Cakung, Jakarta Utara yang juga berfungsi sebagai pusat pelatihan teknisinya.

    Lalu apa keuntungan besar yang bisa diambil oleh konsumen? Tentu kita akan berbicara soal penyamaan layanan, kepresisian instalasi kaca film dan banyak lagi hal lainnya.

    "Pasar OEM dan aftermarket ini sangat berbeda. Perlakuan kita ke konsumen juga sangat berbeda. Lantaran kita harus memenuhi ekspektasi dan keinginan orang per orang untuk penjualan retail, maka layanan terbaik itu adalah wajib terutama jika ada perubahan permintaan dari konsumen. Sementara kalau dari OEM kan cenderung seragam dan spesifikasi sudah ditentukan sejak awal. Jadi kami hanya tinggal memasang saja dengan kuota kendaraan yang ditentukan," klaim Presiden PT Global Auto International (GAI), Andi Setiawan usai meresmikan gerai dan kantor pusatnya itu.

    Konsumen juga bisa lebih bebas memilih konfigurasi kaca film film yang mereka inginkan. Lantaran ada orang yang merasa nyaman berkendara jika kaca filmnya cukup gelap dan ada juga yang merasa nyaman jika kaca mobilnya terang.

    Efek positif lainnya terhadap konsumen adalah lantaran semakin banyaknya komponen aksesoris aftermarket khusus kaca film di Indonesia, maka akan membuat kita semakin hati-hati dalam memilih kaca film yang sesuai dengan kebutuhan kita. Pastinya juga tak terlepas dari harga yang bisa didapatkan oleh konsumen.

    Terlebih beberapa produsen kaca film seperti V-Kool yang juga memainkan segmentasi di level menengah melalui brand Solargard dan Huperoptik, kemudian 3M, Wincos hingga brand baru dari Korea seperti Pavice, cukup agresif di pasar aksesoris pelindung sinar matahari di kabin ini.  

    "Kami juga tidak ingin terlalu koar-koar soal segmentasi yang kami masuki. Tapi lebih soal pelayanan dan standarisasi ke konsumen. Setidaknya ini akan memberikan konsumen impresi yang sama terhadap sebuah produk di mana pun mereka melakukan instalasi."

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id