Industri Otomotif

    Wabah Korona Bisa Paksa Pabrik Tutup Lebih Lama

    Ekawan Raharja - 23 Maret 2020 09:24 WIB
    Wabah Korona Bisa Paksa Pabrik Tutup Lebih Lama
    Herbert Diess memprediksi penutupan pabrik akan lebih lama dari perkiraan. Volkswagen
    Stuttgart: Pandemik virus korona belakangan ini memaksa sejumlah pabrik mobil ditutup karena dapat membahayakan pekerja mereka. Bahkan diprediksi, penutupan pabrik yang dilakukan sekarang ini bisa berlangsung lebih lama dari jadwal yang sudah ditentukan oleh masing-masing pabrikan.
     
    CEO Volkswagen AG, Herbert Diess, memperingatkan virus korona dapat memaksa perusahaan menutup pabrik lebih lama dari yang direncanakan. Bahkan perlu diingat juga, Volkswagen sudah melakukan penutupan pabrik di sejumlah pabrik milik mereka yang tersebar di seluruh dunia.
     
    “Sebagian besar pabrik kami tutup selama dua minggu, di beberapa daerah. Kemungkinan langkah-langkah ini akan berlangsung lebih lama," ujar Diess dikutip dari Reuters.
     
    Perlu diingat Volkswagen AG menaungi sejumlah merek mulai dari Volkswagen, Audi, Bentley, Bugatti, Ducati, Lamborghini, Porsche, Seat, dan Skoda. Mereka telah memutuskan untuk menutup pabriknya di Eropa dalam beberapa pekan menyusul semakin meluasnya wabah virus korona.
     
    “Penyebaran virus tidak akan terhenti dalam beberapa minggu dari sekarang. Jadi kita harus siap untuk hidup dengan ancaman ini dalam waktu yang lama sampai obat-obatan efektif atau vaksinasi tersedia,” kata Diess.
     
    Dia mengatakan ketidakpastian dampak virus berarti tidak mungkin memberikan perkiraan untuk tahun ini. Mengingat penjualan otomotif akan terasa penurunannya, dimulai dari daya beli yang turun hingga kurangnya stok karena pabrik berhenti produksi.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id