Mobil Listrik

    Mobil Listrik Mungil Microlino 2.0 Debut di Geneva

    M. Bagus Rachmanto - 28 Februari 2020 15:45 WIB
    Mobil Listrik Mungil Microlino 2.0 Debut di Geneva
    Microlino 2.0. Carscoops
    Geneva: Teknologi mobil listrik terus bekembang di seluruh dunia. Efisiensi jadi kata kunci pedoman utama dalam membuat mobil listrik. Oleh sebab itu dalam pengembangannya, teknologi listrik kerap dibarengi dengan desain mobil yang juga sangat efisien.

    Seperti Microlino 2.0 yang debut di Geneva Motor Show 2020 berikut ini. Mobil listrik mungil ini adalah produk teranyar dari perusahaan asal Swiss bernama Micro. Micro memperkenalkan pra-produksi Microlino pada 2018 dan sekarang mereka memperkenalkan varian baru yang dijuluki 2.0.

    Bentuknya mengadopsi desain satu pintu ala BMW Isetta yang sudah tidak diproduksi sejak 58 tahun silam. Meski sangat kecil dan minimalis mobil ini mampu mengangkut dua penumpang dan punya bagasi yang cukup luas mencapai 300 liter.

    Dilansir Carscoops, perusahaan mengatakan mereka mendesain ulang model untuk meningkatkan keamanannya. Sebagai bagian dari perubahan tersebut, kendaraan itu diberi struktur baru dan jalur belakang yang lebih lebar untuk meningkatkan stabilitas.

    Pada bagian styling depan, 2.0 terlihat jauh lebih ramping karena fitur unit pencahayaan yang terpasang rata dan pegangan pintu yang tersembunyi. Perubahan lain termasuk ujung belakang yang lebih bergaya, dan pilar-A yang lebih ramping yang membantu meningkatkan visibilitas.
    Mobil Listrik Mungil Microlino 2.0 Debut di Geneva
    Perusahaan mengatakan model ini juga memiliki interior baru dengan kolom kemudi tetap. Tidak ada gambar yang dirilis, tetapi Micro mengatakan penggemar akan membantu mengembangkan sarung jok untuk kendaraan.

    Pubik berharap Microlino 2.0 dibekali motor listrik yang lebih kuat dan lebih efisien. Sayangnya spesifikasi belum diumumkan perusahaan. Tetapi Microlino generasi sebeumnya memiliki motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 20 daya kuda (dk) dan torsi maksimal 110 Nm. Tidak heran kalau kemudian mobil ini dijanjikkan punya top speed sampai 90 km per jam. 

    Sedangkan untuk sumber tenaga, ada dua pilihan baterai yang ditawarkan. Pertama baterai 8 kWh yang dapat menempuh jarak 126 km dan pilihan baterai 14,4 kWh yang punya jarak tempuh 202 km. Untuk pengisian daya, dengan sokongan listrik rumahan konvensional diperkirakan butuh empat jam untuk memenuhi daya baterainya. Sementara jika menggunakan fast charging pengisian daya bisa dipotong jadi hanya satu jam.

    Agar mobil ini bisa ditawarkan dengan harga yang ekonomis, karakter penyusun interiornnya dibuat sangat sederhana. Hal ini sendiri dimaksudkan untuk mengejar harga produk murah, USD13.194 atau sekitar Rp188 juta.

    Produksi awal generasi sebelumnya dimulai akhir 2018 untuk skala kecil (100 unit). Pada 2019 target produksinya mencapai angka 2 ribu unit, dan perusahaan menargetkan bisa mencapai 5 ribu unit Microlino setiap tahunnya. 

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id