Industri Otomotif

    Hyundai & LG Ingin Bangun Pabrik Baterai di Indonesia

    Ekawan Raharja - 24 Juni 2020 14:58 WIB
    Hyundai & LG Ingin Bangun Pabrik Baterai di Indonesia
    cell baterai untuk mobil listrik. LG Chem
    Seoul: Dua perusahaan raksasa asal Korea Selatan, Hyundai dan LG Chem, baru-baru ini melakukan pertemuan untuk membahas pembangunan pabrik baterai. Mereka memiliki rencana untuk membuat pabrik baterai di Indonesia.
     
    Baterai menjadi salah satu komponen yang cukup seksi di industri kendaraan bermotor dalam era menuju elektrifikasi kendaraan. Hyundai sebagai produsen kendaraan dan LG Chem sebagai produsen baterai menilai kerja sama antara keduanya sangat strategis apabila dilakukan.
     
    Bahkan Wakil Pimpinan Eksekutif Hyundai, Euisun Chung, sudah bertemu dengan Ketua Grup LG, Koo Kwang-Mo, untuk membahas kerja sama mereka dalam membangun pabrik baterai pada Senin (23/6/2020). Nantinya pabrik ini akan berdiri dengan menggunakan perusahaan baru hasil patungan mereka.
     
    “Hyundai Motor Group berkolaborasi dengan LG Chem dalam berbagai proyek. Namun, belum ada diskusi konkret tentang usaha patungan baterai di Indonesia,” kata Hyundai dalam sebuah pernyataan kepada Reuters.
     
    Pernyataan ini juga menegaskan bahwa pertemuan kali ini masih di tahapan awal. Belum ada keputusan mengenai seberapa besar investasi dan kapasitas produksi yang ditargetkan.
     
    Pernyataan ini juga sejalan dengan langkah Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang akan menghentikan ekspor raw material, termasuk Nikel dan Kobalt. Luhut berambisi di masa mendatang Indonesia menjadi negara terpandang karena lantaran menjadi negara produsen baterai lithium terbesar kedua di dunia.
     
    "Kenapa pemerintah melihat nikel ore ini penting? Ini karena kendaraan listrik dibutuhkan untuk mencapai Paris Agreement 2030. Artinya, international combustion akan hilang pada 2030 dan mereka akan lari ke litium baterai. Dan kita akan menjadi produsen litium baterai nomor dua terbesar di dunia," tutur Luhut dalam acara Indonesia Moving Forward, pada Awal Juni 2020.

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id